oleh

Penyerahan Sertipikat Aset Pemda, Bupati Magetan : Pengurusan Sertipikat dapat Mengurangi Konflik Tanah

Magetan | Jatim.Siberindo.Co – Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan, menerima puluhan sertipikat tanah aset pemerintah daerah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Magetan. Sebanyak 43 bidang aset pemerintah diserahkan secara simbolis oleh Kepala BPN Yuswanto kepada Bupati Magetan di Ruang Jamuan Pendapa Surya Graha, Selasa (14/09/2021).

Dalam sambutannya, Bupati Magetan Suprawoto mengatakan, bahwa salah satu untuk mengurangi konflik tanah adalah dengan pengurusan sertipikat. Bupati mengucapkan terimakasih kepada Kepala BPN dan Kajari Kabupaten Magetan, yang telah membantu memecahkan persoalan-persoalan tanah di wilayah Magetan Jawa Timur. Ia pun memberikan apresiasi kepada Kepala BPPKAD serta jajaran yang memiliki target tahun 2021 harus menyelesaikan 400 sertipikat.

“Masalah akan terus bertambah jika kita tidak selesaikan, dan itu akan menjadi persoalan sehingga menambah beban bagi anak cucu kita. Karena apa, jumlah tanah tidak akan bertambah akan tetapi yang membutuhkan semakin banyak, jadi potensi konflik sangat besar,” jelas Kang Woto, sapaan akrab Bupati Magetan, Selasa (14/09).

BACA JUGA:  Bikin Gegerkan Warga, Penemuan Mayat di Pantai Pulau Tonduk Sumenep

Selain itu, Bupati Suprawoto juga menegaskan, agar target sertipikat tahun ini dapat tercapai, maka cara kerjanya jangan biasa-biasa saja. Menurutnya, perlu adanya pola meng-hire tenaga dari luar yang memiliki kemampuan dengan sistem rekrutmen yang transparan dengan sistem CAT, seperti yang sudah dilakukan oleh teman-teman DPPKAD.

“Kenapa saya lakukan itu, karena pertama, kita bisa terbantu dalam menyelesaikan aset ini dan terlindungi secara hukum tanahnya. Kedua, anak-anak ini setelah kontraknya habis, bisa meneruskan menjadi pengacara atau notaries. Jadi sudah mempunyai bekal pengalaman di lapangan, sehingga terjadi simbiosis mutualisme yang bagus,” jelas Bupati Magetan.

BACA JUGA:  "News Room" : Dinas Kominfo Fasilitasi Wartawan Magetan
Foto Saat Penyerahan Sertipikat Secara Simbolis oleh Kepala BPN Yuswanto (Kiri) Kepada Bupati Magetan Suprawoto (Kanan).

Dikutip dari situs Diskominfo Magetan, Kepala BPN Yuswanto mengatakan, dari permohonan aset Pemkab Magetan yang masuk di BPN,  terdapat 75 bidang dan sudah selesai sebanyak 50 bidang. Dengan rincian, 7 bidang sudah diambil, 11 bidang dalam proses, 14 bidang belum didaftar karena masih dalam proses di BPKAD.

“Kami sudah sampaikan kepada temen-temen BPKAD untuk tetep mengawal pengukuran. Sampai saat ini, ada 52 bidang belum di daftar, tapi kami telah melakukan pengukuran. Sehingga setelah proses PAK berjalan, kami akan tindaklanjuti proses sertifikatnya,” papar Yuswanto, Selasa (14/09).

BACA JUGA:  Risma Siap Menjadi Jurkam Eri Cahyadi-Armuji

Disisi lain, BPN Kabupaten Magetan juga melakukan jemput bola dalam proses sertipikat asset milik Pemkab Magetan. Yuswanto juga menyebut, pihaknya telah menyerahkan mediasi sertifikat Pemkab Magetan dan Pemdes Ringinagung, yakni satu bidang TKD Ringinagung dan tiga aset Pemkab Magetan untuk industri kulit.

“Kalau waktu PAK melakukan pendaftaran dan kita melakukan pengukuran, prosesnya bisa saja selesai tahun depan,” ungkapnya.

Sementara, PTSL di Kabupaten Magetan, BPN telah melakukan pengukuran sebanyak 20.000 bidang, dan sudah selesai 100%. “Untuk sertifikat sebanyak 40.600 ini, selesai 27.136 atau 60% dari total sertipikat. Sedangkan untuk aset Pemkab Magetan, kita targetkan tahun depan bisa selesai,” pungkas Yuswanto. (Ren)

News Feed