oleh

Bantu Masyarakat Kurang Mampu, Perkim Hadir Dengan Program RTLH

Magetan | jatim.siberindo.co – “Sepiro to dowo uripe? Paling nggak iso ngerasakne urip penak di rumah yang layak,” kata Bupati Magetan Suprawoto pada saat ketika melihat kondisi mbah-mbah di Magetan yang tinggal di Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kalimat itu disampaikan kepada Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Magetan, Sudiro, saat ditemui di ruang kerjanya, pada Senin (24/7/2023).

Ia mengatakan, pemkab Magetan akan berbuat sekuat tenaga untuk membantu penyediaan rumah layak huni bagi mereka yang membutuhkan.

Meskipun kekuatan anggaran Pemkab Magetan hanya bisa membantu pembangunan rumah layak huni sampai 200-an unit. Namun, dengan bantuan pemerintah pusat melalui BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya), swasta, Baznas, dan komunitas, pihaknya mampu membangun rumah layak huni hingga 1100 unit setiap tahunnya.

Baca Juga  Bersih Desa Pawai Thek-Thur Tadisi Kelurahan Kebonagung

“Kira-kira dua tahun ini, pasca pandemi, kita bisa membangun di atas seribu rumah layak huni. Tahun ini, sampai semester pertama kita sudah membangun 820-an rumah layak huni,” terang Sudiro, Senin (24/7).

Dikatakan Sudiro, pihaknya akan terus melakukan pembaruan data untuk mendapatkan data yang presisi. “Tahun 2018, kita memiliki angka sekitar 7 ribu rumah tak layak huni. Tahun lalu, datanya 3500-an,” jelasnya.

Baca Juga  Dukung Perkembangan UMKM, Anggota DPRD Magetan Suport Pengrajin Anyaman

Selain itu, Sudiro memastikan, Pemkab Magetan akan hadir untuk membantu warga miskin di Magetan. Hal itu menjadi komitmen pemkab dibawah krpemimpinan Bupati Suprawoto.

“Seperti penyediaan jalan yang menjadi tanggung jawab pemerintah. Sesuai tugas dan fungsi di dinas kami, maka pemkab akan hadir membantu penyediaan rumah tak layak huni bagi warga tak mampu di Magetan,” ujarnya. (Red)

News Feed