jatim.siberindo.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menerima audiensi jajaran Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Rabu (16/9/2026). Audiensi tersebut membahas penguatan sinergi pembangunan sektor keuangan sekaligus pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Jawa Timur.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah menyampaikan terima kasih atas dukungan dan sinergi yang selama ini telah terjalin antara OJK dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus dilanjutkan dan diperkuat untuk mendukung pembangunan serta perekonomian Jawa Timur.
“Terima kasih atas dukungan dan sinergi yang selama ini telah terjalin dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Selamat menjalankan tugas, semoga kerja sama yang baik ini dapat terus dilanjutkan dan diperkuat untuk mendukung pembangunan serta perekonomian Jawa Timur,” ujar Khofifah.
Lebih lanjut, Khofifah menjelaskan pentingnya memperluas jejaring pendidikan dan pembelajaran internasional sebagai upaya meningkatkan kompetensi SDM Jawa Timur. Salah satunya melalui pengembangan program pendidikan bersama King’s College London.
“Program dari King’s College London ini telah masuk dalam kesepakatan dengan LPDP. Peserta terpilih akan memperoleh beasiswa serta dukungan pembiayaan dari pemerintah kota dan Pertamina pada angkatan pertama,” ujar Khofifah.
Khofifah menjelaskan, sejumlah program yang disiapkan bersama King’s College London di antaranya Digital Law dan Advanced Cybersecurity. Menurutnya, pengembangan bidang tersebut relevan dengan kebutuhan kompetensi di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.
Ia menekankan pentingnya penguatan kapasitas SDM seiring perkembangan teknologi, yang perlu dilakukan melalui perluasan jejaring pendidikan serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Sementara itu, Plt. Kepala OJK Jawa Timur Horas V.M. Tarihoran menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta kesiapan untuk melanjutkan kerja sama yang telah terjalin. OJK juga menyatakan siap mendukung berbagai kebutuhan Pemprov Jatim dari sektor keuangan.
“Kami akan melanjutkan support apa pun yang menjadi kebutuhan Ibu dari sektor keuangan. Seluruh jajaran di sini juga siap melanjutkan kerja sama yang baik yang selama ini sudah dibina oleh Ibu Gubernur dan rekan-rekan dari OJK, termasuk arahan-arahan terkait dengan pembangunan sektor daerah di Jawa Timur,” ujar Horas.
OJK Jawa Timur juga menyampaikan bahwa pihaknya mulai merintis pemanfaatan kecerdasan artifisial (AI) dalam pengawasan sektor keuangan. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya OJK merespons perkembangan teknologi sekaligus memperkuat kapasitas pengawasan di sektor keuangan.(***)







