NGAWI | JATIM.SIBERINDO.CO – Permainan tim Persinga Ngawi di Liga 3 Jawa Timur fase Group M, melawan Persepon Ponorogo, berakhir unggul dengan 1-0.
Meskipun demikian, dalam pertandingan tersebut sempat diwarnai kericuhan antara masing-masing pelatih dengan wasit pertandingan. Ajang Liga 3 Jatim Group M ini digelar di Stadion Ketonggo Kabupaten Ngawi Jawa Timur, Selesa (09/11/2021).
Pelatih (Coach) Persinga Ngawi Gusnul Yakin mengatakan, bahwa pihaknya merasa tidak puas dengan wasit yang tidak tegas dalam lapangan antara Persinga melawan Persepon di Liga 3 Jatim.
Menurutnya, walaupun Persinga Ngawi unggul satu kosong, dalam pertandingan tersebut wasit dinilai kurang tegas lantaran banyak pelanggaran tidak jelas. Selain itu, kerasnya pertandingan ini banyak keluar kartu kuning dan kartu merah untuk pemain Persepon.
“Sebagai pelatih, saya tegur keras wasit tersebut, hingga saya menerima kartu merah,” jelas Gusnul yakin, Selasa Jumat (09/11).
Senada Pelatih (Coach) Persepon Khairul Huda juga mengatakan, bahwa wasit selaku hakim pertandingan Persingan Vs Persepon, dinilai kurang tegas. Selain banyak kartu kuning serta kejadian-kejadian tidak jelas, membuat momentum yang terbuang, layaknya sinetron.
“Saya tidak mengajari, untuk mengulur waktu pertandingan harus dijalankan dan ditegakan. Karena sepak bola itu sebuah hiburan, tentunya kita juga harus terhibur,” tandasnya. (Endik/Ren)










