Magetan | jatim.siberindo.co – Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi momentum strategis bagi jajaran pendidikan Kabupaten Magetan, Jawa Timur, untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi lintas jenjang. Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Dikpora) Magetan menggelar rangkaian perlombaan khas kemerdekaan yang berlangsung pada tanggal 3–7 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh berbagai unsur organisasi kependidikan, mulai dari Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), pengawas, hingga Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) se-Kabupaten Magetan Jawa Timur.
Kepala Dikpora Magetan, Suhardi menyampaikan, bahwa kegiatan ini digelar lebih awal sebagai strategi taktis panitia dalam menyambut Dirgahayu Indonesia. “Selain memberi ruang bagi para tenaga pendidik untuk menampilkan keteladanan dan kekompakan, penyesuaian jadwal ini dilakukan guna mengantisipasi padatnya agenda pada peringatan HUT RI di tingkat kabupaten mendatang,” jelas Suhardi, Kamis (6/8/2026).
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, puncak perhelatan dijadwalkan berlangsung esok hari melalui Lomba Menghias Tumpeng. Tak kurang dari 200 peserta dari berbagai bidang dan jenjang pendidikan dipastikan bakal memadati arena lomba.
Selain itu, lanjut Suhardi, ajang ini tidak hanya menguji kreativitas peserta dalam menyajikan tumpeng, tetapi juga sarat makna sebuah tradisi. Meski dikemas secara efisien dan mengandalkan dukungan swadaya, panitia tetap menyiapkan beragam hadiah menarik untuk mengapresiasi antusiasme para peserta.
“Acara akan diakhiri dengan tradisi makan bersama sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur,” ungkap Kepala Dikpora Magetan kepada siberindo.co
Melalui sinergi antarlembaga kependidikan ini, perayaan HUT ke-81 RI di Magetan tidak sekadar menjadi ajang seremonial tahunan, melainkan sarana edukatif untuk menanamkan jiwa gotong royong, memberikan keteladanan, serta memperkuat solidaritas para pendidik dalam mengawal kemajuan dunia pendidikan daerah,” pungkasnya. (Rend)










