Dari Maghrib hingga Maghrib

(Sehimpun Puisi “Bicaralah yang Baik-Baik” Dirut RRI-7-Habis”) Menutup rentak hentak kumpulan puisi dan sajak tanpa retak apalagi gejolak, “Bicaralah yang Baik-baik”, sengaja

Kita Semua untuk Indonesia

Puisi Kebangsaan Polisi Bintang Tiga (2) “Membangun Martabat Bangsa”, bukan sekedar membangun gedung mencakar langit, tetapi membangun jiwa keberanian, membangun martabat kesabaran,