TULUNGAGUNG – Dinas Koperasi (Diskop) dan Usaha Mikro (UM) Kabupaten Tulungagung sosialisasi pemasaran melalui aplikasi Lapak UMKM online untuk UMKM tahun 2020 bersama komunitas UMKM, netizen, peduli IT dari Perguruan tinggi di warung Kebunsari, Kelurahan Botoran, Kamis (26/11/2020). Dengan digital marketing/pemasaran online melalui lapak UMKM diharapkan membangkitkan kembali ekonomi masyarakat Tulungagung yang sempat mengalami penurunan di masa pandemi covid-19.
Kepala Dinas Koperasi (Kadiskop) dan Usaha Mikro (UM) Kabupaten Tulungagung, Slamet Sunarto mengatakan, bentuk kepedulian yang tinggi dari komunitas UMKM terhadap potensi produk unggulan yang ada di Kabupaten Tulungagung dengan melakukan terobosan-terobosan.
“Komunitas yang merupakan binaan Diskop UM Tulungagung sudah mengawalinya langkah tersebut dengan bekerjasama dengan pihaknya (Diskop UM). Kita mensikapi bahwa pandemi Covid-19 itu berdampak. Setelah itu kita kumpulkan komunitas itu dengan kemauan apa lalu kita support system di situ,” jelas Slamet Sunarto seperti dikutip petisi.co, grup siberindo.co.
Dalam mensupport system tersebut Dinas Koperasi tahu akan yang dibutuhkan komunitas. Sehingga dibentuk aplikasi Lapak UMKM yang sudah dilaunching Bupati Tulungagung pada 24 September 2020 lalu.
“Dan Pak Bupati sangat welcome sekali membuka lapak UMKM ini, dengan harapan kedepannya bisa dioptimalkan,” sambungnya.
Lanjutnya, lapak UMKM tersebut pertama akan menyasar ke ASN yang ada di Kabupaten Tulungagung yang selanjutnya menuju sasaran global ke seluruh jangkauan.
Slamet Sunarto juga mengatakan, UMKM yang menjadi binaan Dinas Koperasi dan UM khususnya skala kecil yakni usaha mikro sebanyak 44.527. Menurutnya, tingkat kabupaten pihaknya hanya menangani usaha mikro.
“Berdasarkan Perda, yang ditangani tingkat kabupaten itu usaha mikro. Kalau usaha kecil dan menengah itu wilayahnya provinsi dan pusat,” timpalnya.
Masih menurut Slamet Sunarto, sosialisasi pemasaran lapak UMKM online dengan melibatkan netizen, peduli IT dan yang terkait lainnya beralasan untuk mengoptimalkan digital marketing sehingga dibutuhkan netizen dari berbagai pihak.
“Ini baik, ini kan bermacam-macam baik dari perguruan tinggi maupun yang peduli IT. Kita harapkan masukannya untuk optimalisasi lapak UMKM itu,” pungkasnya. (par/petisi.co)










