oleh

Gubernur Khofifah Minta Kadindik Jatim Jaga Trophy OSN

“Kadindik Jatim Pak Aries, tahun 2023 dijaga dan dipertahankan juara umum OSN, dan trophy juara umum jangan pernah dipindahkan ke Provinsi yang lain. Kita simpan untuk bumi majapahit ini,”tegas Khofifah.

Dalam kunjungannya kali ini, Khofifah juga menyampaikan rasa bangga terhadap peserta didik SMKN 1 Pungging Mojokerto atas prestasinya yang mendapat golden tiket pada saat PKL/magang. Karena dapat langsung diterima di Industri dan Dunia Kerja (IDUKA).

Orang pertama di Jatim ini juga menyebut baik kepala sekolah maupun guru harus memiliki kompetensi. Dengan bekal tersebut, akan menjadi modal dalam mengantarkan siswanya mendapatkan prestasi serta menyiapkan tenaga terampil siap industri.

Baca Juga  Lemdiklat Polri Jadi "Dapur" Pencetak SDM Unggul dan Profesional

“Para kepala sekolah dan guru harus memiliki kompetensi. Karena dengan bekal kompetensi yang sudah dimiliki serta diterapkan dan diamalkan, maka itulah yang dapat mengantarkan anak didik kita semua baik siswa SMA SMK termasuk SLB mendapatkan prestasi,” ujar Khofifah.

Hal itu, salah satunya dapat terlihat dari jumlah siswa yang diterima Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur tanpa tes tertinggi dari mulai tahun 2020, tahun 2021, tahun 2022 dan tertinggi tahun 2023.

Melalui kesempatan kali ini, Ibu Khofifah menyampaikan rasa terima kasih atas nama Pemerintah Provinsi Jawa Timur karena berkat kerja keras seluruh kepala sekolah, guru, dan peserta didik yang telah memboyong berbagai prestasi akademik dan non akademik untuk Jawa Timur.

Baca Juga  ICA Jawa Timur Peduli Semeru, Benahi Dapur Umum dan Hibur Pengungsi

Sementara itu Kadindik Jatim Aries dalam laporannya menuturkan berbagai kerjasama dengan perusahaan-perusahaan telah disetujui dan ditanda tangani, sehingga nantinya akan berkesinambungan dengan Nawa Bhakti Satya Ibu Gubernur melalui program Jatim Cerdas dan Jatim Akses. Melalui kerjasama ini diharapkan dapat selaras dengan IDUKA dan akan berfungsi dengan baik sesuai dengan kerja dan sekolah yang telah ditempuh oleh peserta didik.

“kami berharap Jatim Cerdas terus di bangkitkan di sekolah-sekolah terutama di sekolah kejuruan yang nantinya kita harapkan para guru pendidik bisa meningkatkan mutu kualitas dari para siswa kita di manapun mereka bersekolah tentunya dengan program Jatim Cerdas. Peningkatan ini kita sambung dengan link and match yang dilaksanakan oleh berbagai sekolah. Tentunya IDUKA juga nanti kita harapkan bisa menyambungkan dengan program-program yang sudah ditingkatkan oleh masing-masing sekolah,”jabar Aries.

Baca Juga  Gayung Bersambut, Akhirnya UNS Buka Vokasi di Magetan

Dalam kesempatan ini, sebanyak 268 (dua ratus enam puluh delapan) kepala sekolah, guru dari Kabupaten dan Kota Mojokerto baik dari SMA, SMK, dan SLB Negeri Swasta se-Cabang Dinas Wilayah Mojokerto. Hadir pula Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Bidang SMK, serta pejabat struktural dan pengawas sekolah.(fia/rls)

News Feed