oleh

Sembilan Proyek DAK 2020, PUPR Magetan Lakukan Pemeliharaan Berkala Jalan Kabupaten

MAGETAN – Pembangunan insfratruktur jalan menjadi prioritas bagi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Magetan.  Sebanyak 9 proyek perbaikan jalan, dilaksanakan Bina Marga PUPR Magetan.

Salah satunya adalah, melakukan perbaikan jalan kabupaten sebagai pemeliharaan rutin berkala di Jalan Genengan-Bendo, tepatnya di sebelah utara perempatan Gorang-Gareng, Kabupaten Magetan. Pemeliharaan secara berkala tersebut, merupakan kegiatan rutin Dinas PUPR Magetan yang selalu dilakukan secara berkala setiap tahunnya.

Ada 9 titik kegiatan pemeliharaan rutin dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari APBN tahun 2020, semuanya mempunyai nilai anggaran yang hampir sama. Salah satunya adalah di Jalan Genengan –Bendo yang berada di sebelah utara perempatan Gorang-Gareng Kawedanan Magetan,” kata Plt Kepala Dinas PUPR Magetan, Muhktar Wahid ST, M.MT., melalui Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga, Didiek Budiman ST., Rabu (30/9/2020).

Dijelaskan Didiek, sesuai program Pemerintah dalam peningkatan insfrastruktur jalan di Kabupaten Magetan, mencapai 70 % dengan kondisi jalan mantap. Sedangkan 30 % lainnya, merupakan kondisi jalan rusak ringan sebanyak 24 %, dan kondisi rusak berat 6%.

Baca Juga  Program MBG di Beberapa Wilayah Keracunan Massal, Magetan Berjalan Aman dan Lancar

“Target pengerjaan DAK tahun ini, selesai pada akhir tahun 2020. Semuanya melibatkan rekanan melalui LPSE,” jelas Kabid Bina Marga PUPR Magetan.

Sementara, dikonfirmasi awak media kepada Kontraktor Pelaksana PT Kali Suruh Karsa Mandiri selaku rekanan Dinas PUPR Magetan menjelaskan, bahwa pelaksanaan rehabilitasi Jalan Bendo – Genengan memiliki panjang sekitar 2000 meter dengan biaya anggaran sebesar Rp. 2,4 Milliar lebih, dengan pengawasan CV Gading Konsultan.

Baca Juga  Bangun Sinergi dan Cari Solusi, Dinkes Magetan Gelar Rakor Kesmas Pertama di Tahun 2023

“Untuk pelaksanaan pengerjaan selama 90 hari kalender, namun kami targetkan 2 bulan kemungkinan bisa kelar, karena PT Kali Suruh telah memiliki peralatan pland beton dan AMP secara mandiri. Sedangkan pengerjaan cor beton dilakukan dengan system manual,” tukas Giyanto, selaku mandor rekanan. (Ren)

Sumber : Arya-Media.Com

News Feed