MAGETAN | JATIM.SIBERINDO.CO – Pertunjukan Pameran Tosan Aji di kabupaten Magetan, berakhir dengan pembuatan Keris Mageti oleh Empu Mng. A.Daliman Puspobudoyo asal Surakarta Jawa Tengah, Sabtu (27/11/2021).
Pameran Keris yang bertujuan untuk mengenalkan budaya warisan Indonesia itu, dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan mulai tanggal 25-27 November 2021. Pun ditutup dengan penempaan Keris Mageti yang diberi nama “Pandawa Cinarito” sebagai tanda peradaban sejarah baru di Magetan Jawa Timur.
“Pembuatan keris ini sebagai persembahan memperingati HUT Magetan yang ke 346,” kata Empu Mng. A. Daliman Puspobudoyo, Sabtu (27/11).
Menurut sang empu, pembuatan Keris Pandawa Cinarita memiliki filosofi tersendiri, diantaranya penempaan lipatan keris sebanyak 346, dan akan dilahirkan di bumi Mageti sebagai tanda berdirinya Kabupaten Magetan yang ke 346 tahun.
“Keris Pandawa Cinarito ini, merupakan sebuah pengakuan masyarakat magetan sebagai penanda atau pengingat bahwa Indonesia memiliki budaya adiluhung. Namun, yang paling penting adalah sebagai spirit bagi masyarakat Magetan, seperti halnya yang terdapat dalam logo Pemkab Magetan,“ ungkap Mbah Daliman, sebutan akrab Empu dari Surakarta ini.
Disisi lain, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kab Magetan, Joko Trihono mengucapkan terima kasih kepada Paguyupan Sejarah Kebudayaan dan Ekonomi Kreatif (PEKATIK) bersama Komunitas Tosan Aji di Kabupaten Magetan, menggelar Pameran Tosan Aji dengan tema “Budaya di Era Globalisasi”.
“Sesuai arahan dari Bapak Bupati Magetan, bahwa event seperti ini harus didukung, dan perlu diadakan ruti setiap tahunnya. Tentunya dengan tetap protokol kesehatan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Joko Trihono, kepada awak media, Sabtu (27/11).
Selain itu, Disparbud Magetan berjanji, akan mensuport pelaksanaan kegiatan di tahun-tahun berikutnya, sesuai kemampuan dan ketentuan yang berlaku. Sehingga, upaya pemulihan ekonomi masyarakat khususnya di Kabupaten Magetan dapat berjalan semestinya.
“Kita upayakan dan dukung penuh kegiatan seperti ini. Kita akan dorong komunitas kesenian yang ada di Magetan, agar bisa menciptakan sebuah event atau workshop kedepannya,” pungkasnya.
Diketahui bahwa, Bupati Magetan yang hadir dalam acara tersebut, sebagai orang pertama melakukan pemukulan (memande) bahan baku keris Pandawa Cinarita. Selanjutnya diikuti Wakil Ketua DPRD Magetan, Sekda, Kepala Disparbud Magetan, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Magetan. (Ren)










