SAMPANG – Warga masyarakat di Dusun Demongan Desa Aengsareh Sampang Madura Jawa Timur dikagetkan dengan tenggelamnya ALF bocah berusia 10 tahun
Korban diangkat dari dasar Embung (kubangan air) oleh salah satu warga setempat dan sempat dilarikan ke salah satu Klinik yang ada di Kelurahan Banyuanyar Sampang Selasa 22/12
Namun nyawanya tidak tertolong dan bocah kelas 4 di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang ada di Desa Aengsareh itu meninggal dunia
Pihak keluarga menolak untuk di visum karena menganggap korban tenggelam akibat kecelakaan lantaran tidak bisa berenang
Berdasar informasi yang dihimpun reporter RadarBangsa.co.id group Siberindo.co Selasa 22/12 sekitar pukul 14.00 wib ada rekan korban Z, A dan F yang sedang mandi di Embung Desa Aengsareh
Tiba tiba korban datang menyusul bersama teman yang lain AL ke lokasi, karena tergiur dengan temannya yang sedang mandi korban menceburkan diri ke Embung dengan kedalaman 2 m
Namun karena tidak bisa berenang korban sempat menarik AL yang sedang berada di pinggir Embung, upaya korban tidak berhasil hingga tenggelam
Mengetahui temannya tenggelam, teman korban yang lain panik dan berteriak minta tolong
Sontak warga sekitar semburat menuju lokasi dan salah satu warga meloncat menyisir titik tenggelamnya korban
Ternyata korban ditemukan didasar embung air dengan kedalaman 2 m, warga dengan inisial S ini langsung mengangkat dan membawa korban keluar dari Embung
Setelah itu membawanya ke salah satu Klinik yang ada di Kelurahan Banyuanyar Sampang, namun nyawanya tidak tertolong
Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait peristiwa tersebut.
(Her/RadarBangsa.co.id)










