DEMAK | siberindo.co – Penasaran karena keajaiban makam ulama besar asal Demak yang terapung di atas laut. YPP AL Munawwaroh Kembangbahu Lamongan berziarah ke makam Waliyullah Syekh KH Abdullah Mudzakir, Sabtu (16/12).
Pengurus YPP AL Munawwaroh beserta seluruh guru pengajar lainnya untuk menuju makam Syekh KH Abdullah Mudzakir selain naik perahu, juga harus melalui jembatan kayu penghubung yang sangat sempit dan panjang.
“Alhamdulillah hari ini kami telah melakukan ziarah di makam ulama besar asal Demak yakni Syekh KH Abdullah Mudzakir,” ujar Ketua Yayasan Pondok Pesantren Al-Munawwaroh Kembangbahu, KH Ghufron saat di lokasi makam Syekh Mudzakir.
“Kami semua sangat takjub, atas karomah yang diberikan Allah SWT kepada Syekh Mudzakir. Makamnya yang tidak terendam oleh air laut walau tanah di sekelilingnya sudah tenggelam. Posisinya juga berada di tengah laut,” imbuhnya.
Ghufron mengungkapkan, ziarah ke tempat makam para Waliluyyah ini merupakan agenda rutin tahunan yang diadakan oleh jajaran pengurus yayasan. Dan sudah menjadi tradisi umat muslim melakukan sebuah tirakat demi pencapaian keimanan yang lebih tinggi.
“Selain ziarah ke makam Syekh Abdullah Mudzakir, agenda tujuan wisata religi kita berikutnya hari ini yakni melakukan ziarah ke Makam Sunan Kalijaga, di Kadilangu Demak,” tutur Ghufron.
Tujuan dari ziarah ini, kata dia, yakni untuk mendapatkan berkah dari kemuliaan para Wali Allah yang ada di pesarean tersebut. Menurutnya, semua pengurus yayasan Al Munawwaroh berziarah ini untuk mencari berkah.
“Kita juga bisa mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari ziarah itu. Dengan berziarah ke orang-orang suci yang sudah meninggal itu dapat mendatangkan kebaikan dan juga keberkahan,” tandasnya. (***)










