oleh

PBNU: “Kebijakan Jenderal Dudung Pro Rakyat membuat TNI semakin dicintai Rakyat”

Jakarta – Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fahrur Rozi atau akrab disapa Gus Fahrur memberikan apresiasi kepada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Dudung Abdurachman yang berhasil merekatkan TNI dengan rakyat.

“Itu sangat bagus, tentunya ya sangat apresiasi dan mendukung semua upaya yg dilakukan oleh Jenderal Dudung utk membantu kesulitan Rakyat,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat (6/1/2023).

Menurut Gus Fahrur, keberhasilan Jenderal Dudung mendekatkan TNI dengan rakyat tersebut harus dilanjutkan. Hal itu dapat dibarengi dengan progaram yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga  Terus Galang Kepedulian Masyarakat, Sidoarjo Optimis Tangkal Covid-19 Positif Tambah 29, Sembuh 45, Meninggal 3 Jiwa

Misalnya, program TNI AD soal ketahanan pangan, manunggal air, Bapak asuh Stunting, Babinsa masuk dapur, dan Kampung Pancasila.

“Kita mendukung kalau ada program yang bisa disinergiskan. Itu memang sangat diharapkan supaya bisa dirasakan rakyat,” katanya.

Ditegaskan Gus Fahrur, kedekatan TNI dengan rakyat merupakan kekuatan luar bisa dalam menjaga segala macam bentuk ancaman. TNI tidak hanya ditugaskan berperang, tapi juga menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Baca Juga  Mengenang Masa Remaja Kapolres Bojonegoro Hingga Keinginan Bertugas Di Kampung Halaman

TNI itu kalau tidak perang harus ada upaya yang bisa dilakukan untuk kemaslahatan untuk rakyat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Fahrur menambahkan, program TNI yang dapat dirasakan langsung masyarakat adalah pembangunan irigasi, pembangunan jalan, sanitasi, rehabilitasi sekolah, masjid, stunting, dan ketahanan pangan.

“Itu program sangat bagus pembangunan yang bersifat semesta. Terutama di Indonesia bagian timur yang banyak kesejangan di sana,” tambahnya.

Baca Juga  Kapolsek Tikung Pimpin Kesepakatan IPSI dan Perguruan Silat Jaga Kamtibmas Ramadhan 1447 H di Lamongan

Gus Fahrur lantas berharap semua elemen masyarakat mendukung TNI dalam menjaga Pancasila dari segala bentuk ancaman. Hal ini dianggap sangat penting demi berlangsungnya persatuan dan kesatuan Indonesia.

“Kita berherap semuanya menjaga, jangan mentoleransi gerakan yang mengancam kutuhan bangsa. Jadi itu TNI, polisi, dan ormas menjadi garda terdepan untuk menjaga bhineka tunggal ika. Artinya kita sudah menyepakati bentuk negara NKRI, menypakti bersatu, pancasila, UUD 45,” pungkasnya.

News Feed