Magetan | Jatim.siberindo.co – Dongkrak pariwisata serta membangkitkan perekonomian akibat dampak Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan Jawa Timur menggelar Festival Pamelo, di kawasan wisata Kebun Refugia, Sabtu (7/5/2022).
Melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan, dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Magetan, festival Pamelo tersebut sebagai upaya menggaungkan wilayah diujung barat Jawa Timur ini sebagai penghasil jeruk Pamelo (jeruk besar) di Kabupaten Magetan.
Momentum libur lebaran ini menjadi kesempatan emas untuk menggaungkan popularitas jeruk Pamelo yang terdapat di wilayah Betasuka (Kecamatan Bendo, Takeran, Sukomoro, dan Kawedanan).
“Selain jeruk Pamelo, pada festival tersebut juga dipamerkan aneka produk UMKM di Magetan dan juga diselenggarakan kontes Pamelo,” kata Suprawoto, Bupati Magetan, Sabtu (7/5).
Bupati Suprawoto menyampaikan transisi dari pandemi ke endemi harus dimaknai sebagai kebangkitan ekonomi khususnya di Kabupaten Magetan.
“Dua tahun terdampak pandemi, sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat secara makro menjadi lesu. Maka dari itu, masa transisi inilah saatnya membangkitkan perekonomian, dan semua pihak harus bersiap untuk menggerakkan kembali roda perekonomian di Magetan,” jelasnya.
Menurutnya, pengembangan jeruk Pamelo ini akan dapat membangkitkan semangat petani lain, sekaligus mengembalikan kejayaan pamelo di Kabupaten Magetan Jawa Timur.
“Libur Lebaran tahun ini juga menjadi momentum dan peluang untuk memaksimalkan perputaran uang di Magetan,” pungkasnya. (Ren/Red)










