oleh

Resmi : Tari Jalak Lawu, Kesenian Khas Magetan

Magetan | Jatim.Siberindo.Co – Tarian Jalak Lawu resmi ditetapkan sebagai seni tari khas Magetan Jawa Timur.

Tari Jalak Lawu ini memiliki nilai religius yang berada di Gunung Lawu Magetan, dengan nilai budi pekerti luhur, dan patriotisme  serta kasih sayang, yang terinspirasi dari tokoh Wongso Manggolo.

Begitu pula dengan lantunan musik pengiringnya, tarian Jalak Lawu Magetan diiringi perpaduan musik Mataraman, musik Ledug dan musik Tongkling, yang tumbuh dan identik dengan masyarakat Magetan Jawa Timur..

Baca Juga  Enam Kali Peroleh WTP Beruntun, Pemkab Dapat Penghargaan. Ketua DPRD : Ini Menjadi Motivasi

Penetapan tari khas daerah tersebut sebagai bentuk pengembangan dan pelestarian budaya lokal dari program kerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Magetan tentang revitalisasi seni budaya daerah.

“Saya berharap, tari Jalak Lawu ini ditetapkan dan dipatenkan gerakannya. Mulai dari gerak, kostum, filosofinya, juga dipatenkan, sehingga menjadi kewajiban anak sekolah di Magetan bisa membawakan tarian Jalak Lawu,” ungkap Bupati Magetan Suprawoto, yang turut mengukuhkan pengurus Dewan Kesenian Magetan (Desima), di gedung Tripandita sebagai gedung Kesenian di Magetan, Selasa (2/8/2022).

Baca Juga  Pencapaian Pembangunan 2020, Bupati Magetan Sampaikan Program Unggulan 2021

Selain pengukuhan Desima untuk periode 2022-2027 yang di Ketuai oleh Agung W.H.S, dalam acara tersebut juga dilakukan penetapan Gedung Tripandita sebagai Gedung Kesenian oleh Bupati Magetan.

“Dengan pengurus baru ini, ada Desima yang mengkoordinir, sehingga ada organisasi yang juga arahnya lebih jelas. Kiprahnya juga sangat ditunggu dengan kepengurusan yang baru ini,” harap Bupati Magetan.

Baca Juga  Melirik Destinasi Wisata Pantai Putri, Fujika akan Bantu Kelola dan Bangun Infrastruktur Jalan

Dengan diresmikannya pengurus Desima dan Gedung Kesenian ini, Bupati Suprawoto juga berharap, dapat menyeamarkkan perhelatan kesenian di wilayah bagian Barat Jawa Timur, yaitu Magetan. “Semoga tambah semarak, lebih tertata, dan menjadi tempat berkumpulnya seniman di Magetan,” pungkasnya. (Ren/Red)

News Feed