Magetan | jatim.siberindo.co – Tampuk kepemimpinan DPRD Kabupaten Magetan resmi berganti. Riyin Nur Asiyah, dilantik sebagai Ketua DPRD Kabupaten Magetan sisa masa jabatan 2024–2029 dalam Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Magetan, pada Selasa (1/9/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini didasarkan pada Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur tertanggal 13 Agustus 2026 tentang Peresmian Pengangkatan Pengganti Ketua DPRD Kabupaten Magetan.
Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti yang hadir langsung dalam agenda tersebut menegaskan bahwa pergantian kepemimpinan ini merupakan momen krusial bagi keberlangsungan tata kelola daerah.
”Pengambilan sumpah janji Ketua DPRD hari ini bukan sekadar seremonial formal, melainkan momentum penting dalam memperkuat sistem ketatanegaraan di tingkat daerah, khususnya Kabupaten Magetan,” tegas Bupati Nanik dalam sambutannya.

Bupati juga menyoroti vitalnya sinergi antara eksekutif dan legislatif. Menurutnya, hubungan kerja kedua lembaga merupakan kemitraan sejajar yang saling melengkapi dalam mengawal jalannya roda pemerintahan demi mewujudkan good governance.
Tujuannya, lanjut Nanik, menjaga keharmonisan dan komunikasi yang setara antara lembaga eksekutif dan legislatif. Selain itu, mengakselerasi peningkatan layanan dasar, pertumbuhan ekonomi kerakyatan, dan pembentukan regulasi yang berpihak pada rakyat. Serya memastikan fungsi legislasi, penganggaran (budgeting), dan pengawasan (oversight) berjalan optimal untuk menyejahterakan warga Magetan.
”Mari kita kawal bersama program-program prioritas daerah, mulai dari peningkatan layanan dasar hingga menghadirkan berbagai kebijakan yang mempercepat pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan yang merata,” ungkap Bunda Nanik sebutan akrab Bupati Magetan.
Dengan masuknya Riyin Nur Asiyah di pucuk pimpinan legislatif, jajaran Pemerintah Kabupaten dan DPRD Magetan diharapkan makin solid dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang kian dinamis.
“Terima kasih kepada fraksi, pimpinan partai, dan masyarakat Magetan atas amanah yang diberikan. Saya sadar amanah ini berat. Tugas saya adalah melanjutkan, menjaga dan menguatkan program-program DPRD yang sudah berjalan, bukan memulai dari nol,” ujarnya.
Menurutnya, komitmen DPRD Magetan dalam kolaborasi, keterbukaan, dan integritas, adalah menjadi poin utama dalam melaksanakan tugasnya.
“DPRD dan pemerintah adalah mitra sejajar. Tidak ada eksekutif vs legislatif, yang ada sama-sama mengabdi untuk Magetan,” tutup Ketua DPRD Magetan. (Rend)









