BANYUWANGI | JATIM.SIBERINDO.CO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan, mendapat apresiasi dari Gubernur Jawa Timur, atas inisiasi Pemerintah Daerah dalam berkomitmen untuk mewujudkan sebagai Kabupaten Literasi.
Dalam rangka puncak peringatan Hari Aksara Internasional (HAI) Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2021, yang digelar di Banyuwangi mulai tanggal 30 – 31 Oktober 2021. Gubernur Khififah Indar Parawansa menyerahkan penghargaan tertinggi dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Nugra Darmanusa Pustaloka”, kepada Bupati Suprawoto sebagai pejabat publik atas dedikasinya dalam pengembangan perpustakaan dan minat baca di Kabupaten Magetan.
Gubernur Khofifah mengatakan bahwa, dengan tema “Literasi Digital Untuk Indonesia Bangkit” di massa Pandemi, terdapat 4 pilar literasi penting untuk mengenalkan dan memberikan pemahaman mengenai transformasi digital. Yaitu digital skill, digital culture, digital ethichs, dan digital safety.
“Saya harap, kepada Bupati / Walikota untuk mempersiapkan generasi handal dalam menghadapi era revolusi industri 4.0, tetapi tetap mengaplikasikan kearifan lokal,” ujar Khofifah, dikutib dari laman medsos Prokopim Setdakab Magetan, Minggu (31/10/2021).
Bupati Suprawoto menjelaskan, selain menerima penghargaan dari Perpusnas, pihaknya juga diminta untuk menyampaikan testimoni atas komitmen mewujudkan Magetan sebagai Kabupaten Literasi. Hal itu dibuktikan dengan membangun Gedung Literasi di kawasan wisata Sarangan, dengan sumber anggaran DAK 2021.
“Ini untuk mewujudkan kawasan Eko Eduwisata yaitu suatu kawasan Literasi yang terintegrasi dengan Kawasan Wisata,” jelasnya.
Menurut Suprawoto, di era digital saat ini, Gedung Literasi tersebut biss dimanfaatkan banyak orang, baik warga Kabupaten Magetan maupun para wisatawan yang sedang melancong di Magetan. Sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kabupaten Magetan, serta diharapkan akan lahir penulis-penulis handal dari generasi mendatang.
“Kita harus memangkas kemiskinan dengan informasi. Kita tidak mungkin mendatangkan para ahli sedunia untuk datang di Magetan. Maka dari itu, kita buatkan perpustakaan yang bagus, sehingga tulisan para ahli-ahli di dunia bisa didapatkan dengan mudah,” ungka Bupati Suprawoto. (Ren)










