oleh

Santunan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Lamongan Serahkan lansung Kepada Ahli Waris

LAMONGAN – Bupati Lamongan Yuhronur Efendi menyerahkan secara simbolis santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja atau kematian.

Penyerahan yang dilakukan di Ruang Kerja Bupati Pemkab Lamongan, Kamis (25/03/2021) tersebut diberikan langsung kepada lima penerima manfaat. Bupati Yuhronur pun sangat mengapresiasi dengan apa yang sudah dilakukan BPJS Ketenagakerjaan.

“Hari ini kita menyaksikan kemanfaatan BPJS Ketenagakerjaan dan beberapa program untuk menyakinkan kita. Banyak sekali sektor-sektor di masyarakat yang perlu di lindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan ini,” tutur Yuhronur Efendi.

Baca Juga  Harga BBM Naik, Warga Lamongan Tak Panik dan Tanggapi Biasa Saja

Dari 1,3 juta jiwa penduduk Kabupaten Lamongan baru 33.000 ribu hingga 35.000 ribu yang sudah tercover. Untuk itu Yes berharap kedepannya program BPJS Ketenagakerjaan dapat di optimalkan dan menyasar seluruh elemen masyarakat.

“Kalo bisa semua orang se-Kabupaten di luar PNS dapat menjadi peserta semuanya. Hanya dengan 13.500 per orang per bulan. Seperti nelayan yang resikonya besar, para petani juga, apalagi yang pekerja kantoran,” lanjutnya.

Baca Juga  Peringati Maulid Nabi dan Hari Pahlawan 2020, Pemkab Lamongan Menggelar Secara Virtual

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kabupaten Lamongan, Dadang Setiawan pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih dan memohon dukungan serta sinergitas bersama Kabupaten Lamongan untuk mengenalkan lebih jauh tentang BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat luas.

“Atas dukungan Bapak Bupati, seluruh perangkat desa telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Dengan hanya membayar 13.500 per bulan per orang peserta dapat memiliki empat manfaat sekaligus.

Baca Juga  Polsek Tikung Amankan Ibadah Ramadhan di Masjid Namira, 800 Jamaah Salat Tarawih Berlangsung Kondusif

Diantaranya, jaminan kecelakaan, jaminan kematian, jaminan hari tua dan pensiun. Kedepannya kita dapat bekerjasama lakukan sosialisasi,” ungkap Dadang.

(Iful/Edi)

News Feed