oleh

Sanksi Ringan, Cafe Kembang Jati Babat Hanya Ditutup Sementara

LAMONGAN, jatim.siberindo.co – Pasca di razia oleh Satpol PP Lamongan, cafe Kembang Jati Babat yang nekat beroperasi pada bulan ramadan saat ini, hanya dikenakan sanksi ringan berupa penutupan sementara.
 
Kasi Ops dan Pengendalian Satpol PP Lamongan Umar Syahid mengatakan, sejauh ini cafe Kembang Jati Babat pasca razia kemarin kita lakukan sanksi penutupan sementara selama bulan ramadan.

” Bukan disegel, melainkan ditutup untuk  sementara. Sesuai Surat Edaran (SE) atau himbauan untuk tidak beroperasi selama bulan suci ramadan,” ujar Umar Syahid, Rabu (28/04).

Dia mengungkapkan, kalau sampai dilakukan penyegelan serta pencabutan izin cafe, kasihan juga kepada pemiliknya dan pegawai yang kebetulan bekerja disitu.

” Mereka semua juga butuh untuk makan dan menafkahi keluarganya, kita masih mengedepankan sosial kemanusian kepada masyarakat lainnya,” tuturnya.

Namun disisi lain, kata dia, selama bulan ramadan ini seluruh cafe yang berada di wilayah Lamongan harus mematuhi dan taat dengan adanya surat edaran tersebut.

Baca Juga  Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah PJU di Lamongan, Segera Diumumkan

” Semua harus berhenti beroperasi dan dilarang buka. Kita akan adakan patroli dan pemantauan wilayah setiap malamnya,” ungkapnya.

Untuk 16 pramusaji yang terjaring razia Satpol PP kemarin, menurut dia, semuanya sudah diserahkan ke Dinas Sosial Lamongan untuk dilakukan pembinaan lebih lanjut.

” Kabarnya belasan pramusaji tersebut setelah mendapat pembinaan dari Dinsos semuanya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing,” ucapnya.
 
Dia menjelaskan, untuk pemilik cafe Kembang Jati kemarin sudah kita lakukan pemanggilan ke kantor Satpol PP. Selanjutnya ke depan akan dievaluasi setelah Lebaran nanti. 
 
” Untuk sementara hanya ada satu cafe.
Namun, saya juga meminta peran dari masyarakat apabila mengetahui ada cafe yang masih nekat buka pada bulan ramadan ini, agar melaporkan kepada kami,” imbuh Umar Syahid.

Baca Juga  Hadirnya Kampus Unesa di Magetan, Maospati Diprediksi Jadi Pusat Kota

Lebih lanjut dia mengatakan, pihaknya tiap hari akan melakukan razia untuk memastikan pelaksanaan ramadan berjalan lancar dan aman, tidak terganggu dengan tempat hiburan malam. ard

News Feed