SURABAYA – Kepengurusan PMI Kabupaten Ponorogo periode 2021-2026 dilantik Ketua PMI Jawa Timur H. Imam Utomo. S, secara virtual dari Kantor PMI Jawa Timur Jalan Karang Menjangan 22 Surabaya. Sedangkan pelantikan berlangsung di Lantai ll Kantor Bappeda Kabupaten Ponorogo, Rabu (7/4/2021).
Pelantikan Kepengurusan PMI Kabupaten Ponorogo dibawah Ketua Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si dan Sekretaris Dr. H. Sumani S.Pd, M.Pd, berdasarkan surat keputusan (SK) PMI Provinsi Jatim No. 049/Kep/02.06,00/lV/2021 ditandatangani Ketua PMI Jatim H. Iman Utomo S.
Imam Utomo S menyatakan, pengurus yang dilantik merupakan keputusan hasil Muskab PMI Kabupaten Ponorogo, salah satu diantaranya adalah menyusun kepengurusan dalam mengemban tugas mulia, perwujudan dari prikemanusiaan yang adil dan beradab.
“Siapa pun yang ditunjuk sebagai pengurus, merupakan amanah mulia yang harus diemban. Kepada pengurus yang dilantik saya ucapkan selamat bekerja. Sebaliknya kepada pengurus lama saya ucapkan terimakasih atas segala pengabdiannya selama menjabat,” ucap Imam Utomo, dalam sambutan pengarahan secara virtual.
Lanjut mantan Gubernur Jatim, program kerja PMI diatur berdasarkan UU No. 1/2018 tentang Kepalangmerahan. Tugas tugas PMI meliputi memberikan bantuan kepada korban konflik bersenjata dan gangguan keamanan dan harus dilindungi termasuk oleh hasil Konvensi Jenewa.
“PMI melalui relawan dan petugas memberikan pelayanan donor darah kepada masyarakat, melaksanakan pembinaan relawan (PMR, KSR, TSR, dan Relawan donor darah). Disamping itu melaksanakan Diklat kepalangmerahan dan menyebarluaskan informasi tentang kepalangmerahan. Sangat terasa sekali peran Kepalangmerahan dari PMI,” ulasnya.
Oleh sebab itu sebagai pengurus hendaknya memiliki kepedulian dan respon yang tinggi serta cepat bertindak atas semua kejadian.
“Tugas PMI sangat berat. Sebab itu pengurus harus bisa bekerjasama dengan dewan kehormatan, pemerintah dan semua pihak. Menghadapi Pandemi Covid-19 hendaknya PPM Mikro perlu terus didorong oleh semua pihak termasuk Ponorogo,” tutur mantan Pangdam V/ Brawijaya ini.
Bencana alam yang terjadi akhir akhir ini, jelas Imam Utomo, memerlukan perhatian serius oleh semua pihak. PMI komitmen 6 jam setelah terjadi Bencana harus sudah ada di lokasi.
Sementara itu Bupati Ponorogo Giri Santjoko, berjanji Pemkab Ponorogo mendukung penuh PMI agar berjalan dengan baik.
“PMI adalah sebuah pekerjaan yang luhur dan kemanusiaan,” kata Bupati dalam sambutan singkatnya.
Bupati Giri Santjoko juga memuji Ketua PMI Jawa Timur. Meskipun Pak Imam secara fisik berada di Surabaya, namun hatinya ada di Ponorogo, kata Bupati Giri Santjoko.
“Kehadiran PMI sangat diharapkan dalam titik kuat dalam ikut serta menghadapi bencana. Titik kuat dimana PMI menjadi mitra strategis pemerintah daerah, dalam menghadapi persoalan masyarakat menuju Ponorogo hebat.
Pelantikan diawali dengan pembacaan SK oleh Sekretaris PMI Jawa Timur Dr. Edy Purwinanto.
Sedangkan di kantor PMI Jatim hadir Ketua Bidang Penanggulangan Bencana Dr. Eddy Indrayana dan Anggota Dewan Kehormatan Supriyatno,SE, Kepala Markas Dr. Dwi Suyanto,MSi. (mat/jtm)
Susunan PMI Kabupaten Ponorogo
Pelindung : Bupati Ponorogo
Anggota : Syamsu Aida Yahya dan Lembah Susan
Pengurus :
Ketua : Drs. H. Luhur Karsanto, M.Si
Wakil Ketua : H.M. Bedianto, S.H. M.M
Ketua Bidang Organisasi, Pendidikan dan Pelatihan, Pengembangan, SDM: Drs. H. Wahyu Ari Basuki, M.Si
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana, Anggota dan Relawan : Agus Prasmono, M.Pd
Ketua Bidang Pelayanan Kesehatan dan Sosial, Pelayanan Darah : dr. Barunanto Ashadi, M.Si
Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi, Kerjasama dan Kemitraan : Drs. H.Trisetyo Miseno, M.Pd
Sekretaris : Dr. H. Sumani S.Pd, M.Pd
Bendahara : Siti Hanifah, S,STP, M.Si
Anggota : Drs. Timbul Pranowo, M.Si, Sirmad, S.Pd, . Nasta’in, M.PdI.










