oleh

Sidoarjo Siapkan KBM Tatap Muka

  • Kumpulkan Pengelola Pendidikan

SIDOARJO – Siberindo.Co – Walau sempat pusing, dua pegawai Dinkes Sidoarjo positif Covid-19, tekad Pemkab untuk segera memberlakukan sistem kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka mulai dimatangkan.

Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Sidoarjo H. Achmad Zaini, menyatakan optimis, Sidoarjo segera menerapkan KBM dengan tatap muka, sambil mencari solusi terbaik, sehingga kendala belajar daring (jarak jauh) bisa diatasi.

“Insha-Allah, segera kita kumpulkan seluruh pengelola pendidikan. Mulai dari Kadinkes, Kemenag , Lembaga pendidikan yang ada di Sidoarjo untuk membahas tuntas problem pendidikan di era pandemic dengan daring untuk segera dicarikan alternative lewat tatap muka,” ungkap Zaini kepada wartatransparansi.com, Sabtu (8/8/2020).

Lanjut Zaini, dari Pemkab Sidoarjo sendiri akan menawarkan beberapa konsep system tatap muka. Semisal, biasanya satu kelas bisa menampung maksimal 30 siswa, dengan masa pendemi Covid-19 ini, bisa digilir dua tahap, sehingga satu kelas tetap memperhatikan protocol kesehatan. Tentu waktunya, bisa diperpendek, dari satu jam tinggal 45 menit dan seterusnya. Itu hanya gambaran yang nanti bakal digodok oleh tim,” ulasnya.

Baca Juga  Damkar Blitar Berjuangan Tangkap Ular Sanca yang Masuk Saluran Air

Sebelumnya, Wakil Bupati Sidoarjo H. Nur Ahmad Syaifuddin, SH, memang  berancang-ancang untuk memulai KBM dengan tatap muka, karena belajar daring di beberapa sekolah mengalami banyak kendala.

“Kami memang mendengar masukan dari pengelola pendidikan, dari Kadiknas, kepala sekolah dan lembaga pendidikan, salah satunya mulai jenuh dengan pendidikan daring. Belum lagi, masalah biaya dan operasional denan belajar jarak jauh. Semua harus dikaji bersama, dicarikan solusi terbaik,” ulasnya. (jtm-1)

Komentar

News Feed