oleh

Perkuat Silaturahmi di Malam Nuzulul Qur’an, Forkopimda Magetan dan Polres Berbagi Keberkahan

Magetan | jatim.siberindo.co – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti Aula Pesat Gatra Polres Magetan. Dalam rangka memperingati malam turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an 1447 H/2026 M, Kepolisian Resor Magetan menggelar acara peringatan sekaligus buka puasa bersama yang dihadiri oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat. Senin (9/3/2026).

​Hadir langsung dalam acara tersebut, Bupati Magetan, Nanik Endang Rusminiarti, bersama jajaran Forkopimda Magetan. Kehadiran para pimpinan daerah ini menegaskan soliditas antarinstansi dalam menjaga kondusivitas wilayah di bulan suci.

​Dalam sambutannya, pihak Polres Magetan menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran seluruh elemen masyarakat. Momentum Nuzulul Qur’an ini dimaknai sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga.

​”Semoga Kabupaten Magetan ke depan semakin maju dan semakin aman. Hal ini tentu hanya bisa terwujud berkat dukungan serta kerja sama dari seluruh organisasi, elemen masyarakat, serta pemerintah daerah,” ungkap AKBP Raden Erik Satria Permana, Kapolres Magetan.

Baca Juga  Hasil Rapimda, Golkar Jatim Dorong Airlangga Hartanto ‘Nyapres’ 2024

​Acara tidak hanya diisi dengan seremoni, tetapi juga diwarnai dengan aksi nyata kepedulian sosial. Jajaran Forkopimda menyerahkan bantuan sosial (Bansos) secara simbolis kepada beberapa

​Dai Kamtibmas, ketua cabang perguruan silat se-Kabupaten Magetan, serta anak-anak yatim piatu.

​Sebagai puncak acara, Ketua PCNU Kabupaten Magetan memberikan tausiah agama yang menyejukkan. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam bermasyarakat, terutama dalam menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Baca Juga  Pawai Budaya Daerah Meriahkan HUT ke-80 RI di Magetan

​Kegiatan ini ditutup dengan doa bersama dan buka puasa bersama dalam suasana kekeluargaan yang erat, mencerminkan harmoni antara ulama, umaro (pemerintah), dan masyarakat di Bumi Mageti. (Rend)

News Feed