LUMAJANG | Jatim.siberindo.co – Calon Gubernur Jawa Timur Nomor 2, Khofifah Indar Parawansa, melakukan kunjunganya ke PT Mustikatama Group yang berlokasi di Lumajang pada Rabu, (13/11). Dalam kesempatan ini, Khofifah disambut oleh Direktur Utama PT Mustikatama Group, Abdullah, bersama jajaran direksi perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan beras dan produksi plywood tersebut.
Selama kunjungan, Khofifah meninjau beberapa unit produksi di PT Mustikatama Group. Salah satunya adalah unit pengolahan dan pembersihan gabah, serta proses produksi beras yang dipacking dalam berbagai ukuran, mulai dari 5 kg, 10 kg, hingga 25 kg. Tak hanya itu, Khofifah juga mengunjungi bagian produksi plywood, yang mencakup pembahanan dan perangkaian bahan kayu yang dipanasi untuk dijadikan plywood berkualitas untuk dekorasi dinding rumah.
“Di sini kita bisa melihat bagaimana PT Mustikatama memiliki banyak unit usaha. Kami sudah melihat pengolahan dan pengemasan beras. Saya juga bertanya tentang suplai padi, dan mereka memastikan bahwa suplai padi aman, apalagi saat musim panen, mereka bisa menyimpan stok padi untuk digiling, seperti yang terjadi sekarang ini setelah musim panen,” ujar Khofifah.
Selain itu, Khofifah juga menyoroti pentingnya penggunaan pupuk organik untuk meningkatkan kualitas produksi pertanian. Menurutnya, hal ini akan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan subsidi, serta mendukung kelestarian alam. Ia mengungkapkan bahwa dalam periode pertama kepemimpinannya, Direktur Utama PT Mustikatama Group sering memberikan masukan mengenai penggunaan pupuk organik untuk pertanian yang lebih ramah lingkungan.
Khofifah juga mengapresiasi kontribusi PT Mustikatama dalam industri plywood, di mana sekitar 70 persen produksinya diekspor ke luar negeri. Ia menilai industri plywood ini memiliki prospek yang sangat baik karena sifatnya yang padat karya dan mampu menyerap banyak tenaga kerja. “Industri ini sangat prospektif untuk dikembangkan, karena menyerap banyak tenaga kerja. Selain itu, semua industri dengan produk non-migas harus terus dikembangkan dan dipromosikan agar pasar ekspornya semakin luas. Ini penting karena bisa mendukung devisa negara,” tegas Khofifah.
Khofifah juga menambahkan bahwa pada September 2024, nilai ekspor Jawa Timur tercatat sebesar USD 2,16 miliar, dengan produk non-migas seperti perhiasan, tembaga, minyak nabati/hewani, serta kayu dan produk kayu mendominasi ekspor. “Semua industri yang berorientasi ekspor harus mendapatkan dukungan yang kuat agar bisa terus berkembang. Saya berharap produksi plywood di sini terus tumbuh dan semakin luas pasar ekspornya,” tambah Khofifah.
Di akhir kunjungan, Khofifah menyampaikan pesan kepada para pekerja di PT Mustikatama Group untuk tetap aktif berpartisipasi dalam Pilgub Jatim pada 27 November 2024. “Jangan lupa datang ke TPS dan salurkan hak pilihnya. Untuk Pilgub Jatim, pilih nomor 2 ya,” ujar Khofifah dengan senyuman, mengakhiri kunjungannya dengan semangat untuk mendukung kemajuan industri dan kesejahteraan pekerja di Jawa Timur.
Dengan kunjungan ini, Khofifah berharap bisa mendorong sektor industri non-migas terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perekonomian Jawa Timur, sekaligus memastikan bahwa setiap sektor yang berorientasi ekspor mendapatkan ekosistem yang kondusif untuk bertumbuh.










