LUMAJANG (SIBERINDO.CO) – Bencana Erupsi gunung Semeru, bukan hanya mengundang kepedulian pemerintah terhadap rakyatnya. Komunitas Juru masak profesional, yang dikenal dengan sebutan Indoesian Chef Assocation (ICA) Jawa Timur ikut peduli. Mulai 15-16 Januari 2022 dan secara periodik akan membantu di lokasi bencana, terutama dapur umum.
Juru Bicara ICA BPD Jawa Timur, Ariyanto Ilham menjelaskan, kehadiran ICA BPD Jawa Timur didukung ICA Sidoarjo, Banyuwangi, Malang Raya, dan BPC ICA Madiun, merupakan bagian dari komitmen profesi juru masak untuk berbagi dan saling memberikan kemanfaatan kepada sesama.
“Karena kami merupakan komunitas dari profesi chef (juru masak), kami hadir di tengah-tengah para pengungsi ingin melihat secara langsung guna dapat membantu musibah yang dialami masyarakat dan saudara kita akibat Erupsi gunung Semeru,” ungkap Ariyanto, kepada wartatransparansi.com group siberindo.co, Ahad (16/1/2022), dari lokasi Dapur bencana di Desa Menanggal, Lumajang.
Lanjut Ariyanto, juga Sekretaris ICA BPC Sidoarjo Delta, lokasi dapur umur PMI Lumajang berjarak 7 km dari titik lokasi bencana dan tempat pengungsian, tentu perlu ada persiapan dan pembenahan dengan kebutuhan tiap kali saji sebanyak 500 bungkus tiga kali sehari.
“Alhamdulillah, kehadiran ICA disambut baik perwakilan PMI Lumajang terkait pembenahan dapur umum, teknik memasak, jadwal memasak, dan ketetapan untuk memasak dan keamanan terhadap makanan, mulai disiapkan dan disajikan menjaga kemungkinan terjadi keracunan atau efek dari makanan salah dalam menyajikan,” ulasnya.
Dari pantauan di lapangan, rombongan ICA Jawa Timur langsung membaur bersama pengungsi sehingga sama-sama merasakan bagaimana kendala dan kondisi atas musibah Erupsi gunung Semeru.
Tenda sekolah darurat juga ikut didatangi dan memberikan semangat kepada anak-anak atau siswa untuk tetap tekun belajar, dalam kondisi apapun. ICA Jawa Timur pun juga menyesuaikan dengan peralatan dapur umum yang ada, tanpa mengurangi dari hasil masakan tetap nyaman, nikmat, dan memenuhi syarat 4 sehat 5 sempurna.
“Pengurus ICA Jawa Timur sepakat terus akan melakukan pendampingan dan mengedukasi terhadap keberadaan pengungsi secara umum, khususnya masalah menu masakan dan kualitasnya. Seperti, akan memberikan bumbu, resep menu sederhana. Sehingga, makanan yang disajikan tidak monoton atau membosankan,” papar Chef Andy, pengurus ICA Jawa Timur yang lain.
Chef Andy, menambahkan, seperti tempe goreng, dan dengan bumbu praktis lebih memudahkan tim relawan dalam menyajikan makanan dan tanpa meninggalkan nilai-nilai higines.
“Insha-Allah, tiap weekend atau dua minggu atau secara periodic pengurus atau relawan Chef yang longgar, bisa datang ke lokasi untuk mengikuti dan memantau langsung. Yang bikin kami terharu, yaitu spanduk dan uniform PMI, bertulis: “Tangismu Ujianku” betul-betul menyentuh,” pungkas Ariyanto. (mat)










