oleh

Perahu Pemancing Ikan Tenggelam di Laut Selatan Banyuwangi

BANYUWANGI – Perahu pemancing ikan tenggelam di laut Pancer, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi. Satu pemancing lolos dari maut dan satu pemancing lainnya hilang terseret arus, Sabtu, 25 Juli 2020, malam jam 20.00 WIB.

Identitas pemancing selamat itu, yakni Hendrik Susanto (31) Dusun  Sumbermanggis Desa  Barurejo Kecamatan Siliragung Kabupaten Banyuwangi. Sedangkan Dwi Tutut Ramadan (40) asal Kota Surabaya hilang terseret arus laut pancer.

Mendengar kabar ada perahu pemancing tenggelam. Sejumlah pihak, datang ke pantai Pancer. Nelayan di Pantai Pancer dengan gotong royong melakukan pencarian.

Kepala Desa Sumberagung Vivin Agustin di lokasi kejadian membenarkan ada dua pemancing ikan ditimpa musibah perahunya tenggelam dan terseret arus laut.

“Satu pemancing ikan berhasil di selamatkan. Sedangkan satu pemancing hilang terseret arus,” jelas Vivin pada Kabar Rakyat.

Kepala Desa Sumberagung Vivin Agustin di damping Tiga Pilar. Saat pencarian pemancing ikan yang perahunya tenggelam..

Baca Juga  HUT Kowal Korps Wanita Angkatan Laut Ke-58, Kapolres Tanjung Perak Berikan Ucapan

Terkait peristiwa perahu pemancing ikan tenggelam. Kapolsek Pesanggaran AKP Mujiono menambahkan kronologis kejadian, bahwa hari Sabtu sekira jam 13.00 WIB.

Hendrik Susanto bersama-sama dengan Dwi Tutut pergi ke laut dengan satu unit perahu sodak ukuran 5 m x 1.5 m terbuat dari fiber dengan mesin perahu Jonson.

Setelah pemancing ikan naas itu sampai di Pulau Mbedil sekira 2 mil dari TPI Pancer. Keduanya hendak pulang melaut. Namun sampai di Batu Urang perahu menabrak batu dan tenggelam.

Baca Juga  Pulihkan Ekonomi Masyarakat, Polres Ngawi Luncurkan Inovasi Pastel Pedas

“Satu pemancing minta tolong kepada nelayan lain yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Didengar oleh saksi pulang ke pantai dan meminta bantuan nelayan lain. Awal korban Hendrik Susanto berhasil di selamatkan. Sedangkan Dwi Tutut Ramadan terbawa arus, belum ditemukan,” ungkap AKP Mujiono.***

Komentar

News Feed