oleh

Hujan Dua Jam, Ratusan Rumah Warga Madiun Terendam

 

MADIUN (WartaTransparansi.Com) – Sedikitnya 300 rumah warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan, Madiun, Jawa Timur, terendam banjir, Selasa malam hingga Rabu dinihari (30/12/2020). Terjadinya bencana itu setelah terjadi hujan lebat selama dua jam, yang berlangsung sejak pukul 17.00.

Datangnya air bah, selain karena hujan juga tumpahan dari Gunung Pandan yang mengitari wilayah desa tersebut. Ketinggian air yang masuk ruangan perumahan warga mencapai 30 senti meter, yang lebih rendah ketimbang di jalan desa yang tidak mencapai nyaris 1 meter.

Baca Juga  Kasus Korupsi Mantan Kades di Lamongan, Berkas di Limpahkan ke Pengadilan Tipikor Surabaya

“Data lengkapnya masih kami susun. Tapi terpantau memang ratusan rumah warga kemasukan air,” terang Winarto, personil TAGANA, yang ikut operasi penanganan Banjir kepada jurnalis.

Warga desa setempat yang menjadi korban ‘amukan’ air bah, malam itu juga bergegas menyelamatkan bermacam perabotan rumah tangganya. Penyelamatan barang barang itu dibantu tim penanggulangan bencana, selain TAGANA, juga BPBD, PMI, dan unsur SAR lainnya.

Baca Juga  Sinergitas Forkopimda Sidoarjo untuk Sukseskan PPKM Darurat

Meski umumnya perabotan itu terselamatkan, namun terdapat barang elektronik milik warga yang terimbas luapan air, hingga diperkirakan tidak bisa difungsikan lagi.

Mengantisipasi memburuknya situasi, Tim SAR menyertakan perahu karet serta sejumlah perlengkapan lainnya.

Sejauh ini belum ada perintah dari pihak pemerintah setempat untuk mengungsi, bagi warga yang menjadi korban banjir.

Baca Juga  Peringatan Cuaca Ekstrem Waspada Longsor dan Banjir Dari BMKG Banyuwangi

Namun demikian, para petugas penanggulangan bencana stand by di lokasi banjir, guna memudahkan gerakan jika kondisinya mengkhawatirkan.

Tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa, atau terluka dalam peristiwa itu. Juga tidak terpantau adanya kerusakan fasilitas umum, baik jaringan listrik maupun telepon.

Meski demikian, petugas menghimbau warga setempat, khususnya, agar tetap menjaga kewaspadaannya dalam musim penghujan ini. (fin/jtm)

News Feed