SIDOARJO (SIBERINDO.CO) – Terpilihan duet KH. R. Abdul Salam Mujib dengan H. Zainal Abidin, MPdI, sebagai Rais Syuriah dan Ketua Tanfidiyah PCNU Sidoarjo, dalam Konferensi Cabang (Konfercab) XII NU 2021 merupakan pasangan yang diharapkan tambah memperkuat kolaborasi ulama-umaro.
Secara khusus, Bupati Sidoarjo, H Ahmad Muhdlor Ali alias Gus Muhdlor memberikan apresiasi atas terpilihnya Gus Salam – Abah Zainal, sapaan akrab nahkoda baru PCNU periode 2021-2026. Bahkan, berjanji akan memberikan dana hibah sebesar Rp 17 miliar dalam anggaran 2022 mendatang.
“Sinergitas atau kolaborasi (kerja sama) Ulama dengan Umara (pemerintah) adalah harga mati untuk menjaga ajaran ahlussunah wal jamaah an nahdliyah supaya bisa semakin kuat dan optimal. Ulama tanpa umara dapat berjalan tetapi kurang cepat. Sedangkan umara tanpa ulama tentu seperti orang yang buta di tengah hutan,” ungkap Gus Muhdlor saat sambutan di Konfercab PCNU XXI di Masjid KH Hasyim Asy’ari, Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (Unusida), Ahad (28/11/2021).
Gus Muhdlor mengajak kepada seluruh Nahdliyin di Sidoarjo menanamkan kepercayaan terhadap sinergitas Ulama dan pemerintah dalam kemandirian jamiyah menuju satu abad NU.
“Mari kita tata dan jaga kemudian berjalan bersama-sama untuk kesejahteraan seluruh Nahdliyin. Pemkab berharap dengan hibah Rp 17 miliar, mampu mencukupi fasilitas guna mensupport segala event kegiatan NU di Sidoarjo agar lebih berkembang dengan pesat,” ujar putra KH Agus Ali Masyhuri atau Gus Ali tersebut.
Di momentum Konfercab kali ini, Gus Muhdlor berpesan kepada pengurus NU ke depan agar dapat lebih profesional dalam memanajemen setiap anggaran yang dikeluarkan. Menurutnya, NU saat ini kualitasnya tidak hanya nasional, akan tetapi sudah internasional dan terbesar di seluruh dunia.
“Tentu dengan kuantitas yang sangat besar ini, kualitas organisasi juga harus terus kita tingkatkan, khususnya dalam hal manajemen organisasi dan juga keuangan. Semua demi kemaslahatan umat. Selamat atas terpilihnya Gus Salam dan Abah Zainal,” pungkasnya.
Terpilihnya Gus Salam sebagai Rais Syuriah dalam sidang Ahwa hampir bisa diprediksi dalam pemilihan Ketua Tanfidiyah, posisi Abah Zainal di atas angin. Info menyebar, adanya sokongan dari ulama berpengaruh, ternyata benar. Bahkan, H. Maskhun, calon inkumben hanya mendapatkan 13 suara, Abah Zainal meraih 302 suara, disusul H. Khoiri Machfud 56 suara, H. Sugiono (Ketua MWC Porong) 14 suara dan tiga suara memberikan dukungan tidak jelas. (mat)










