oleh

Gobak Sodor Lawan Covid-19 Mulai Viral di Sosmed Youtube

 

Bondowoso, SIBERINDO.CO – Tim gobak sodor sakmasek tembus di sosmed (Sosial media) Youtube gelar pertandingan, malam 23 September 2021.

 

Gobak sodor mulai disebut olahraga, dan tembus sosmed sejak tengah Covid-19 beredar sampai saat ini 23 September 2021 dipaparkan.

 

Pemilik akun ok Bondowoso Wahyudi menilai minat masyarakat terhadap konten Sodor cenderung lebih banyak yang menonton di tataran Bondowoso viral.

 

Sumber: https://youtu.be/tsCapNTBiPk

 

Ketua sekaligus pelatih sodor sakmasek yang berinisial Y mengutarakan target kedepan menjadi bagian olahraga internasional.

 

“Gobak sodor merupakan olahraga tradisional, ini bagian dari penghambatan, pembengkakan Covid-19 PPKM darurat level menurun,” ujarnya

 

“Kebijakan (PPKM) darurat belum diketahui seluruh Tim, Sodor di kabupaten Bondowoso mulai bergejolak”

 

“mengingat masa Pandemi COVID- 19 sampai saat ini belum terbaca tuntas oleh masyarakat,” imbuhnya

 

Anggota tim Gobak Sodor gabungan juga sampaikan, di masa Pandemi kovid -19 mulai marak dan adu tanding untuk sementara waktu mulai 13 Agustus 2021 kemarin.

 

“Khawatir di tengah Pandemi Covid-19 ini dipantau oleh tim aparat gabungan (PPKM) darurat COVID-19.

 

“Pembubaran telah dilakukan oleh semua tim Gobak sodor se kabupaten Bondowoso Pada 13/05/2021” ungkap media

 

Menurut salah satu pemain gobak sodor gabungan berinisial X menyampaikan pada 23 September 2021 malam di lokasi pertandingan.

 

“tim gobak sodor yang dibubarkan tidak hanya tim gabungan saja, namun juga berlaku bagi semua tim lain, bahkan tidak pernah ada pertunjukan selama (PPKM) darurat level-3 diberlakukan” ujarnya.

 

“Adanya kebijakan PPKM ini haruslah diberikan peluang agar tetap bisa berjalan melalui protokol kesehatan, pembengkakan KOVID-19 dilawan dengan olahraga, karena gobak sodor merupakan bagian dari olahraga,” imbuhnya.

 

Mengacu pada Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 03 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran sangatlah ketat.

 

“Untuk itu Mari kita taati pemberlakuan PPKM ini agar dapat menekan tingkat penularan COVID-19.” Akhirnya. (Eko)

Baca Juga  Wayang Kulit dan Wayang Cangkem, Sarana Mensosialisasikan Cegah Rokok Ilegal di Magetan

News Feed