
SURABAYA (SIBERINDO.CO) – Masyarakat Aceh yang ada di Surabaya, Jawa Timur memilih duet Teuku Irmain sebagai Dewan Pembina dan Ketua Umum Amiruddin Pase, memimpin organisasi KTR (Kekeluargaan Tanah Rencong) periode 2022 -2025. Musyawarah KTR berlangsung di Surabaya, Rabu (23/3/2022)
Teuku Irmain adalah pengusaha keperluan kapal dan memiliki jaringan bisnis cukup luas. Sedang Amiruddin dikenal punya komitmen dan cukup piawai menjalankan roda organisasi. Sidang pemilihan ketua dipimpin Meulila Osman berjalan normal.
“Organisasi ini sejatinya sudah berdiri cukup lama yakni sejak 1952 dan anggotanya terbanyak di Surabaya. Untuk Musyawarah tahun 2022 ini, panitia mengundang peserta dari Malang. “Malang sedang kita siapkan menjadi DPC karena memiliki anggota terbanyak kedua setelah Surabaya,” ungkap Amiruddin kepada wartawan usai Pertemuan di Jalan Perak Timur 358 Surabaya.
Program KTR ke depan akan meningkatkan hubungan silaturahmi dengan masyarakat, majelis taklim akan kita hidupkan lagi dan merangkul semua masyarakat Aceh di Surabaya.
“Yang kita rangkul bukan hanya masyarakat Aceh yang asli Aceh tetapi juga dari suku apapun yang pernah tinggal dan menjadi bagian masyarakat Aceh, kita buka pintu selebar lebarnya untuk bergabung dengan KTR,” tegasnya.
Warga Tanah Rencong di Jawa Timur sebenarnya cukup banyak. Tapi yang tercatat baru 300 KK. Kami membuka diri seluas luasnya bagi masyarakat Aceh atau mereka yang pernah bermukim di Aceh untuk bergabung di KTR.
“Tugas kami sebagai ketua KTR baru segera melakukan sosialiasi organisasi ke seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur. Harapannya, anggouta akan semakin banyak,” ulasnya.
KTR adalah organisasi non politik. Kami murni untuk sosial dan keagamaan. Diantaranya adalah pengajian dari satu tempat ke tempat lain dan bakti sosial.
Sementara itu Dewan Pembina KTR Teuku Irmain menjelaskan, KTR ini adalah wadah bagi perantauan Aceh yang ada di Surabaya. Ia mengakui bahwa selama ini KTR terkesan stagnan. Namun dengan terpilihnya ketua yang baru diharapkan ke depan akan melebarkan jangkauannya. “Ya kebetulan dalam dua tahun terakhir ini lagi Covid-19,”.
“Kita akan himpun warga Aceh di Surabaya. Mereka banyak yang jadi pengusaha sukses, pandai kuliner. Mereka diharapkan bisa bersama sama kita untuk melakukan pembinaan,” pungkas Irmain, pengusaha sukses bidang penyediaan perlengkapan kapal ini. (mat/ jtm)










