oleh

Peringati Hari Ibu, Guru SMAN 4 Sidoarjo Pamerkan Produk UMKM

SIDOARJO (SIBERINDO.CO) – Rangkaian peringatan hari ibu ke 93 pada 22 Desember, bukan sekedar momen untuk mengangkat harkat, marwa seorang ibu. Keluarga besar SMAN 4 Sidoarjo, khususnya ibu-ibu guru dibantu siswi, menjadikan momentum Hari Ibu sebagai ajang gelar kreasi karya dan bangkit dari pandemi Covid-19.

Hasilnya cukup mentereng, bersamaan dengan Peringatan Hari Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke 22, SMAN 4 Sidoarjo menggelar Panggung Ibu dan Pameran Produk UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), khusus hasil karya para ibu guru SMAN 4 Sidoarjo sendiri.

“Saya tidak menyangka, ternyata ibu-ibu guru di SMAN 4 Sidoarjo sangat kreatif. Berbagai kerajinan, seperti sepatu, sandal, pernik-pernik aksesoris. Tentu kami sangat bangga dan sangat apresiatif,” kata Wakil Ketua DWP Cabang Dinas Pendidikan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Suryaningrum dengan didampingi Pengurus DWP SMAN 4 Sidoarjo, Rabu (22/12/2021).

Lanjut Suryaningrum, tentu di era kondisi serba daring dan online ini membuka peluang bagi ibu-ibu DWP SMAN 4 Sidoarjo bisa meningkatkan perekonomian selain kesibukan rutin mengajar atau mendampingi keluarga.

Dari panggung Ibu sendiri, para undangan bisa lebih terhibur, karena ada berbagai atraksi khusus untuk ibu-ibu guru, untuk menampilkan beberapa kreasi menarik, mulai paduan suara, tarian daerah, irama kasidah sampai dengan pameran hasil UMKM.

Baca Juga  Ziarah ke Makam Bupati Terdahulu, Mas Bup Do’akan Rakyat Kediri Bahagia & Sejahtera

Menurut Kepala SMAN 4 Sidoarjo, Dr Imam Jawahir MPd, pihaknya telah mempersiapkan selama sepekan. Ini semua berkat kerja keras para ibu guru SMAN 4 dan dibantu para siswa sehingga terciptanya panggung ibu guru ini.

“Kami hanya mensupport. Jujur, semangat ibu-ibu luar biasa. Jadi, kalau ada kemauan dan mampu berkreasi dan berkarya tentu ada jalan,” ungkap Imam Jawahir.

Selain itu, produk UMKM hasil buatan para ibu guru ini layak diapresiasi, guna menambah income dimasa pandemi seperti sekarang ini. Sehingga hasil karya para ibu ini kerajinan sepatu dan sandal, kemudian konektor masker bisa dijual, baik secara offline lewat pameran maupun via online.

Baca Juga  APBD Ta 2023 Disepakati Pemkab Lamongan dan DPRD

”Saya sendiri awalnya tidak mengira. Ternyata, ibu-ibu guru, selain aktif tugas utamanya mengajar, juga memproduksi hasil kerajinan sendiri guna menambah pendapatan di masa pandemi seperti sekarang ini. Sangat bagus semoga bisa bermanfaat juga bagi yang lainnya. Kami punya kewajiban untuk mengali segala potensi,” pungkasnya. (mat)

News Feed