oleh

Gudang Komoditi Sistem Resi di Tikung yang menelan anggaran APBD-APBN, Diduga Mangkrak

LAMONGAN, Jatim.siberindo.co – Kontribusi pemerintah daerah serta pelaku usaha sangat diperlukan untuk mendorong optimalisasi Sistem Resi Gudang (SRG) dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.

Demikian disampaikan Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI Jerry Sambuaga saat mengunjungi Gudang Komoditi Sistem Resi di Kecamatan Tikung, beberapa waktu lalu.

Dari total 23 gudang SRG yang dibangun oleh Kemendag yang terletak di Provinsi Jawa Timur dan tersebar di 17 Kabupaten, salah satunya berada di Kabupaten Lamongan yang saat ini terlihat mangkrak.

Baca Juga  Program 1-10-100 Mulai Berjalan, Ini Kata Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lamongan

Kunjungan Wakil Menteri Perdagangan ke Lamongan tersebut selain dalam rangka mengobservasi gudang secara langsung. Pihaknya juga ingin memastikan gudang tersebut bisa berjalan dengan maksimal.

Ia juga terus mendorong proses optimalisasi kemanfaatan SRG di Tikung, Lamongan ini dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Problemnya saat ini adalah tidak optimalnya SRG, sehingga petani tidak mendapat kemanfaatannya. Untuk itu, saya bersama rombongan meninjau secara langsung gudang yang ada di Kabupaten Lamongan,” ujar Jerry Sambuaga.

Baca Juga  Kembangkan Tanaman Hidroponik, ini cara Kodim 0812 Lamongan

Sementara itu, Kepala Disperindag Kabupaten Lamongan Achmad Zamroni saat dikonfirmasi berkaitan dengan Gudang Komoditi Sistem Resi di Kecamatan Tikung yang menelan anggaran APBD-APBN Tahun 2011 senilai Rp 5,3 miliar, yang saat ini mangkrak, pihaknya membantah bahwa gudang tersebut tidak mangkrak.

” Bukan mangkrak itu mas, karena harus ada aturan main dan sistem yang sudah ditetapkan oleh undang-undang.
Kalau sistem sewa biasa mungkin sudah beres dari dulu,” ungkap Zamroni singkat.

Baca Juga  Anniversary Ke-21 Sukses Digelar, SSB Narayana FC Lahirkan Bibit Unggul Atlet Sepak Bola

Pantauan RadarBangsa.co.id di lokasi Gudang Komoditi Sistem Resi yang berada di Kecamatan Tikung, Minggu (20/06), didalam ruangan gudang tampak terlihat kosong oblong-oblong.

Hanya terlihat ada mesin alat pertanian (Alsintan) dan juga tumpukan kayu. Namun mesin pertanian tersebut terlihat tidak digunakan dan beroperasi sebagaimana mestinya,

(Hrn/Iful)

News Feed