oleh

Batik “Gongso Kencana” Inovasi Desa Malikan

MAGETAN | JATIM.SIBERINDO.CO- Pemerintah Desa (Pemdes) Kauman, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, terus berinovasi dalam menggali potensi di desa.

Salah satunya adalah, dengan menelurkan inovasi batik “Gongso Kencono” sebagai salah satu potensi masyarakat dalam memperkenalkan ciri khas dari Desa Kauman.

“Kita sedang mengadakan pelatihan untuk masayarakat sekitar, dalam menciptakan sebuah karya batik ciri khas Desa Kauman,” ujar Dhimas Galing Sasongko, Kepala Desa (Kades) Kauman Karangrejo Magetan, Kamis (18/12/2021).

Baca Juga  Jelang HUT Pemprov Jatim Ke 77, Gubernur Khofifah Ziarah ke Makam R.M.T.A Soerjo di Magetan

Dijelaskan sang Kades, Gonso Kencana memiliki vilosofi dari kata Gongso yang artinya Gong, dan Kencana yaitu senjata. “Jadi, batik Gongso Kencono merupakan inovasi Desa Kauman dalam pembuatan gong dan dikenal dengan sentra industri gamelan,” jelasnya Kepada Arya Media.

Selain itu, pelatihan pembuatan batik tersebut dilakukan Pemdes Kauman dengan melibatkan masyarakat desa setempat.

Baca Juga  SMSI Magetan Terbentuk Pertama Kali di Karisidenan Madiun
Kepala Desa (Kades) Kauman, Dhimas Galing Sasongko, Menunjukkan Hasil Batik Gonso Kencana, sebagai Batik Khas Magetan.

“Untuk peralatan pembuatan batik ini di suport oleh Dinas Perindustrian dan Perdaganagan (Disperindag) Kabupaten Magetan,” ungkap Dhimas, (18/12).

Ia berharap, batik Gongso Kencono dapat menambah koleksi batik-batik di wilayah Kabupaten Magetan, sebagai batik andalan ciri khas Desa Kauman.

Baca Juga  Polisi Amankan 109 Sepeda Motor Berknalpot Brong

“Semoga dapat termotivasi untuk desa lain, dan kami berharap batik ini bisa segera mendapat hak paten dari pemerintah sebagai ciri khas batik Desa Kauman,” pungkasnya.

Diketahui bahwa, Desa Kauman terus menggali potensi desa untuk menjadikan desa wisata. Salah satunya Malikan (Malioboro Kauman) Taman Garuda, dan penciptaan Batk Gongso Kencana sebagai batik khas Magetan.. (Ren)

 

News Feed