oleh

Layanan Adminduk Online Kabupaten Madiun Masuk Level Tertinggi

KABUPATEN MADIUN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Madiun, menghadirkan narasumber dari Dirjen Dukcapil Kemendagri untuk sosialisasi Administrasi Kependudukan Tahun 2020.

Acara tersebut dihadiri oleh camat Kabupaten Madiun, yang dibuka langsung oleh Sekda Tontro Pahlawanto mewakili Bupati Madiun, dengan disaksikan Kasubdit Fasilitasi Pendataan Penduduk Ditjen Dukcapil Kemedagri, Ahmad Ridwan dan Kepala Disdukcapil Kab. Madiun, Sugiharto, Rabu (18/11/2020).

Melalui Sekda Kab Madiun, Bupati mengatakan bahwa, pelayanan publik yang konvensional secara perlahan ditinggalkan, dan digantikan dengan pelayanan yang lebih mudah yang dapat dijangkau masyarakat sesuai dengan Permendagri 7 tahun 2019, tentang pelayanan administrasi kependudukan secara daring.

BACA JUGA:  Polres Pelabuhan Tanjung Perak Ops Yustisi, Berikan Teguran Hukumam Sosial dan Pemberian Masker 8 Pelanggar

“Pelayanan administrasi kependudukan secara daring adalah rangkaian kegiatan penataan dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan yang berbasis elektronik, sehingga proses kepengurusannya berupa pengiriman data atau berkas yang persyaratannya dilakukan melalui media elektronik berbasis website,” kata Sekda Tontro, Rabu (18/11).

Dijelaskan Bupati, Disdukcapil Kab. Madiun sudah menggunakan layanan melalui email dan whatsapp, seperti permohonan untuk cetak KTP-el, KIA, KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian, Pindah Datang, pengaktifan data dan layanan pengaduan. “Ada juga yang harus dilayani secara langsung seperti perekaman KTP-el dan legalisir dokumen,  karena masih menggunakan tanda tangan basah. Selain itu, untuk mencetak KK, Akta Kelahiran, Akta Kematian dan Akta Perceraian, saat ini tidak memakai kertas security, tapi menggunakan kertas HVS putih A4 80 gram, sesuai dengan Permendagri 109 tahun 2019,” jelasnya, kepada Arya Media.

BACA JUGA:  Upacara Hari Pahlawan, Pemkab Magetan Tabur Bunga di TMP

Sementara itu, Kasubdit Fasilitasi Pendataan Penduduk Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri mengakui prestasi dari Disdukcapil Kab. Madiun, dalam melaksanakan layanan administrasi kependudukan secara daring (on line). Karena kepengurusan secara on line untuk Akte Kelahiran, KIA, PPE-nya, penggunaan kertas A4, integrasi layanan on line-nya maupun akes datanya mempunyai nilai 9 (sembilan).  “Nilai ini yang membuat Kabupaten Madiun masuk level tertinggi, karena telah melampaui target Nasional,” tandasnya. (ING)

BACA JUGA:  Eri Cahyadi Ingin Bersama Rakyat untuk Memajukan Kota Pahlawan

Sumber : Majalah Arya Media

News Feed