oleh

Gelapkan Mobil Paman Untuk Bayar Utang, Pelaku Ditangkap Polisi

MAGETAN – Tersangka penggelapan uang dengan cara menjual mobil milik pamannya, dibekuk jajaran Polres Magetan pada 5 juni 2020 lalu.

Pemuda RAG (32) warga Desa Mrahu Kecamatan Kartoharjo Kabupaten Magetan Jawa Timur, tertangkap di Desa Mantegal Kecamatan Parang, oleh Satreskrim Polres Magetan. Pelaku tersebut merupakan keponakan dari korban sendiri, yakni pemilik mobil yang dijual oleh tersangka.

“Korban dijanjikan akan mejualkan kendaraan oleh tersangka, tetapi sampai mobil terjual, tidak ada uangnya dan raib dibawa oleh pelaku. Selanjutnya, tiba tiba datang seseorang yang mengaku sudah membeli mobil tersebut, untuk menagih BPKB mobil tersebut,” kata AKP. Wira Raja Pratama, Kasatreskri Polres Magetan, Jumat (16/10/2020).

BACA JUGA:  Ketua Yayasan Lingkar Perdamain Lamongan : TMMD Mengajarkan Menjadi Manusia Bermanfaat

Karena merasa tidak pernah di berikan uang atas penjualan mobilnya, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. “Merasa ditipu, korban melapor ke Polres Magetan,” jelas Kasareskrim Polres Magetan, saat konferensi pers, Jumat (16/10).

Hasil informasi yang dihimpun, korban yang merupakan pensiunan TNI AD tersebut, mengalami kerugian sebesar Rp. 96.000.000,- (sembilan puluh enam juta rupiah).

BACA JUGA:  Pelantikan Pengurus MWC NU Ganding Sumenep Periode 2020-2025

“Motif pelaku adalah ingin menguasai uang hasil penjualan mobil pamannya sendiri. Berdasarkan keterangan dari pelaku, dia melakukan hal itu karna untuk membayar hutang,” ungkap AKP Wira Raja.

Sementara itu, dari penangkapan pelaku petugas berhasil mengamankan 1 buah buku BPKB, satu unit mobil HYUNDAI GRAND AVEGA 1.4 A/T Nopol B 1686 BZM warna putih tahun 2012, satu buah kartu ATM Bank BCA, dan satu buah buku tabungan Bank BCA.

BACA JUGA:  Sekdaprov Jatim: Loyalitas Sangat Penting Dimiliki ASN

“Akibat perbuatanya, pelaku mendapatkan ancaman hukuman pasal berlapis 378 KUHP hukuman penjara selama lamanya 4 tahun, dan pasal 372 KUHP hukuman penjara selama lamanya 4 empat tahun, atau denda sebanyak banyaknya sembilan ratus ribu rupiah.” pungkasnya. (RW/Ren)

Sumber : Arya-Media.Com

News Feed