Surabaya – Terkait pemberitaan di media online bahwa Idik I Sat ResNarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Diduga Lepas Pelaku Narkoba dengan imbalan Rp. 22.000.000.(dua puluh dua juta rupiah) tersebut, Kasat Narkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Yadwivana Jumbo Qantasson, S.I.K. membantah dan mengatakan bahwa itu tidak benar.
Sekitar satu bulan yang lalu, memang ada upaya paksa yang dilakukan oleh unit 1 SatNarkoba Polres Pelabuhan Tanjung Perak terkait penangkapan tersangka S.
Saat dilakukan penangkapan terhadap tersangka S di Jalan Tambak Asri Surabaya tersebut, tidak adanya cukup bukti, apakah harus kita paksa untuk dilakukan penahanan. Kemudian berkaitan masalah uang imbalan itu kami tegaskan tidak benar. Silakan dicek,” ungkap AKP Yadwivana Jumbo Qantasson, S.I.K.
Saya pastikan anggota setiap dalam pelaksanaan tugas harus tetap profesional. Namun jika anggota kami terbukti melakukan pelanggaran, maka akan kami tindak tegas. (Mooch)










