oleh

Selama PPKM Darurat, Bulog Sub Divre III Bojonegoro Siapkan Bansos Beras 2.698 Ton untuk KPM

LAMONGAN, jatim.siberindo.co – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divisi Regional III Bojonegoro, menyiapkan beras sebanyak 2.698 ton untuk penerima bansos PKH dan BST meliputi tiga wilayah, Tuban, Bojonegoro dan Lamongan.

Kepala Bulog Sub Divre III Bojonegoro Hendra Kurniawan menyatakan, selama implementasi PPKM Darurat, Bulog bekerja sama dengan Kemensos akan menyalurkan beras sebanyak 10 kg tiap keluarga penerima manfaat.

“Untuk persiapan awal, kami sudah menyiapkan bansos beras sebanyak 2.698 ton. Namun, selain itu kami juga masih menunggu untuk data resminya,” kata Hendra Kurniawan, Rabu (14/07).

BACA JUGA:  Polemik Proyek Pertamina di Beru, PT LJS: Tahapan Awal Sudah Dilakukan Semua

Dia mengungkapkan, apabila nanti ada penambahan data penerima bansos, pihaknya juga siap untuk segera menyesuaikan dengan kebutuhan yang ada.

“Masing-masing penerima bansos beras 10 kg, tentunya akan mendapatkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dengan kualitas yang sangat bagus,” tutur Hendra Kurniawan.

Saat ini, jelas Hendra, pihak Bulog masih menunggu beberapa ketentuan lebih rinci mengenai bantuan sosial beras ini. Salah satunya mengenai kebutuhan penyaluran bansos beras di tiga wilayah yaitu, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.

BACA JUGA:  Korupsi Bumdes, Dua terdakwa di tuntut 2 tahun Penjara

“Untuk waktu penyaluran bansos beras kepada masing-masing penerima, kami masih menunggu jadwal resminya, sesuai arahan dari Kementerian Sosial,” ungkapnya.

Menurut dia, apakah nanti akan disalurkan langsung oleh Bulog kepada keluarga penerima manfaat, atau cukup disiapkan di gudang saja. Yang nantinya akan diantar oleh tim dari Kemensos.

Pada prinsipnya, kata dia, Bulog siap untuk membantu percepatan penyaluran program bansos di masa PPKM Darurat ini. Juga untuk membantu masyarakat, karena memang pemberlakuan PPKM ini akan menekan perekonomian masyarakat.

BACA JUGA:  Musibah Longsor di Nganjuk 20 Orang Dikabarkan Hilang

“Ibarat sambil menyelam minum air. Tambahan bantuan beras ini juga sekaligus untuk membantu menyerap gabah atau beras petani di tengah peningkatan panen, dan membantu keluarga yang paling terdampak,” tandasnya. ard 

News Feed