SIDOARJO – DR. H. Abdul Salam, SH,. MH, anggota Dewan Penasehat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Jawa Timur, terus berkibar. Selain sebagai advokat jajaran elit Peradi, Abdu Salam, dalam Musyawarah Provinsi (Musyprov) Kushin Ryum Karate-Do Indonesia (KKI) Jatim terpilih secara aklamasi.
Ketua Musprov Iptu H. Sudirman, SH, MH, mengatakan, sesuai amanah dari anggota, Musprov KKI Jatim sebagai sarana kordinasi anggota, dari Musprov diharapkan peran KKI ke depan lebih moncer.
“Kami memang sepakat sesuai dengan tema Musprov; “Persatuan dan Kesatuan KKI Cab/Kota/Unit Khusus akan menghasilkan Eksistensi Organisasi Menuju Prestasi”. Jadi, kepengurusan KKI hasil Musprov harus segera melakukan pembenahan organisasi,” paparnya, di sela-sela kegiatan Musprov di Hotel Sun, Jalan Pahlawan Sidoarjo, Ahad/ Minggu (13/09/2020).
Abdul Salam yang terpilih secara aklamasi, merasa bersyukur atas kepercayaan dan amanah dari anggota dan pengurus KKI Jatim. “Jadi, pelaksanaan Musprov begitu dinamis. Begitu disepakati secara aklamasi, Alhamdulillah saya mendapat kepercayaan,” ucap Abdul Salam, kepada WartaTransparansi.com group Siberindo.Co, usai Musprov.
Lanjut Sudirman, dalam Musprov hadir dalam yakni dari 38 Kabupaten / Kota di Jawa Timur diantaranya Banyuwangi, Jember, Lumajang, Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, Nganjuk, Magetan, Blitar, Kota probolinggo, Kota pasuruan, Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Blitar, dan Kota Batu. Hadir pula, Unit khusus yakni Pelajar Banyuwangi, Ujung Surabaya, Tuha Al fatah Pakis, Minu bunut pakis, Yonkav 3, dan Yonif 512.
“Dalam situasi masih pandemic Covid-19 ini, kami juga menerapkan protokol kesehatan yakni semua peserta dengan memakai masker, membawa hand sanitiser, serta di lokasi acara disediakan tempat cuci tangan dan menjaga jarak,” ulasnya, sambil menyebut, salah satu tujuan Musprov adalah memilih Ketua KKI Propinsi Jawa Timur masa bhakti 5 tahun kedepan dengan perlengkapan kepengurusannya.
Menurut Sudirman, setelah kepengurusan nanti terbentuk, maka KKI Jatim akan tancap gas untuk pembenahan organisasi dan pembinaan atlit-atlit karate Jawa Timur untuk berprestasi di ajang Nasional dan Internasional juga sebagai pembinaan mental generasi muda,” pungkasnya. (mat/jtm-1)











Komentar