oleh

Legeslatif dan Eksekutif Sepakat BUMDes Magetan Jadi Ujung Tombak Ekonomi Desa

Magetan | jatim.siberindo.co – Kabupaten Magetan resmi memperkuat fondasi ekonomi akarnya melalui pengukuhan pengurus Forum Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan Forum Badan Usaha Milik Desa Bersama (BUMDesma) periode 2026–2029. Prosesi khidmat ini berlangsung di Pendopo Surya Graha pada Jumat (13/2/2026).

​Acara ini bukan sekadar seremoni pelantikan, melainkan momentum penyatuan visi antara eksekutif dan legislatif untuk mendorong peran strategis desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

​Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suratno, menegaskan bahwa, masa depan ekonomi daerah sangat bergantung pada pergerakan ekonomi di tingkat desa. Ia meminta Pemerintah Daerah (Pemda) memberikan dukungan penuh dan pengawalan nyata bagi pengembangan BUMDes maupun BUMDesma.

Baca Juga  Anggota DPRD Sumenep: Jangan Lagi Safari Kepulauan Jika Janji Tak Ditepati

​”Tonggak sejarah perekonomian itu berawal dari desa. BUMDes harus mampu menjadi penopang utama pembangunan agar visi besar yang dicanangkan Pemerintah Daerah bisa menyentuh langsung akar rumput,” tegas Kang Ratno, sebuta akrab Ketua DPRD Magetan.

​Senada dengan hal tersebut, Bupati Magetan Hj. Nanik Endang Rusminiarti menekankan bahwa pembentukan forum ini bertujuan menciptakan ekosistem kolaborasi yang sehat. Dengan adanya wadah resmi, diharapkan tidak ada lagi BUMDes yang berjalan sendirian tanpa arah.

Baca Juga  Cara Unik Polres Magetan, Polisi Cegat Pengendara Beri Coklat dan Bunga

Sebagai informasi, sebanyak ​207 BUMDes yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, dengan​16 BUMDesma sebagai penggerak ekonomi lintas desa.

​”Forum ini adalah ‘rumah besar’ bagi seluruh pengelola. Di sini tempatnya berkoordinasi dan bersinergi. Namun, saya berpesan agar setiap pengelola tetap fokus mengoptimalkan potensi lokal yang unik di desa masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga  Seleksi Pemain Persemag Bersaing Ketat

​Melalui pengukuhan ini, Pemkab Magetan berharap BUMDes dan BUMDesma tidak hanya menjadi papan nama usaha, tetapi bertransformasi menjadi unit bisnis profesional yang mampu menciptakan lapangan kerja, serta menyumbang Pendapatan Asli Desa (PADes),” ungkap Bupati Nanik, Jumat (13/2).

​Dengan kepemimpinan baru periode 2026–2029, tantangan digitalisasi dan kemandirian pangan desa menjadi agenda krusial yang menanti untuk diselesaikan oleh para pengurus forum yang baru saja dilantik. (Rend)

News Feed