PROBOLINGGO | Jatim.siberindo.co – Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 2, Khofifah Indar Parawansa, menyapa ribuan tenaga kerja dari Pabrik Sampoerna Plant Kraksaan, Probolinggo, pada Sabtu (9/11/2024). Kedatangannya disambut dengan antusiasme luar biasa oleh 3.597 pekerja dan jajaran direksi pabrik tersebut.
Para pekerja sangat bersemangat untuk dapat berinteraksi langsung dengan Khofifah, dengan beberapa berharap bisa bersalaman, berpelukan, atau bahkan berfoto dengan sosok yang dikenal sebagai Ibu’e Pekerja SKT Jawa Timur. Selain itu, Khofifah juga mengajak para pekerja untuk bersama-sama melantunkan sholawat, diselingi dengan hiburan dari penampilan Musisi KIP. Sebagian besar pekerja di pabrik ini adalah perempuan yang menjadi tulang punggung keluarga.
Kukuh Kristianto, Manager Hubungan Eksternal Pabrik Sampoerna Kraksaan, menegaskan bahwa dukungan terhadap Khofifah sangat penting, mengingat perhatian besar yang telah diberikan oleh gubernur tersebut kepada para pekerja SKT. Menurut Kukuh, Khofifah secara rutin mengajukan surat kepada pemerintah pusat agar cukai rokok tidak naik, demi keberlangsungan industri SKT dan kesejahteraan para pekerja.
“Kami merasa sangat diperhatikan. Setiap tahun, beliau tidak pernah lelah berjuang untuk kami. Mari kita dukung beliau agar terus memimpin Jawa Timur untuk periode kedua,” ujar Kukuh, disambut dengan doa dan dukungan dari ribuan pekerja.
Dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga mengajak seluruh pekerja SKT untuk berpartisipasi dalam Pemilu Gubernur pada 27 November 2024 mendatang. Meski survei menunjukkan pasangan Khofifah-Emil unggul, ia menekankan bahwa kemenangan hanya akan tercapai jika seluruh masyarakat Jawa Timur kompak mendatangi TPS dan memilih nomor 2.
“Saya berharap panjenengan semua datang ke TPS pada 27 November nanti dan pilih nomor 2. Semoga kita meraih kemenangan yang gemilang,” kata Khofifah dengan penuh harapan.
Saat berbincang dengan media, Khofifah menegaskan pentingnya perlindungan terhadap industri padat karya, seperti industri SKT, yang menyerap banyak tenaga kerja, terutama mereka yang memiliki pendidikan rendah. Industri ini, menurutnya, sangat penting untuk perekonomian karena mampu memberikan lapangan pekerjaan bagi banyak orang.
“Industri SKT memberikan kesempatan kerja bagi banyak orang, termasuk mereka yang hanya memiliki pendidikan SD, SMP, atau SMA. Setelah diberi pelatihan, mereka dapat langsung bekerja,” kata Khofifah.
“Karena itu, kami terus berjuang agar cukai rokok tidak naik. Kami berharap industri ini tetap tumbuh dan terus membuka lapangan kerja bagi masyarakat,” pungkas Khofifah.










