oleh

Penutupan Akses Jalan PPKM Darurat di Magetan, Menuai Protes Pekerja Buruh

MAGETAN | Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Magetan Jawa Timur, masih terus berjalan, sesuai Instruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat, dimulai tanggal 3 Juli 2021 lalu.

PPKM Darurat dalam rangka membatasi mobilisasi di wilayah Kabupaten Magetan, petugas gabungan melakukan penutupan akses jalan di beberapa titik Kabupaten Magetan. Salah satunya di pertigaan Jalan Raya Maospati-Magetan, tepatnya di depan terminal Maospati, Kamis (08/07/2021).

Akibat penutupan akses jalan tersebut mendapat protes masyarakat dari kalangan pekerja, seperti sopir, sales dan pekerja buruh lainnya. Pun banyak kendaraan yang harus putar balik karena akses jalam tersebut ditutup total.

BACA JUGA:  Jam Operasional Bertambah, Bandara Juanda Rutin Lakukan Monitoring Penerapan Protokol Kesehatan

Suyitno (37] warga Mantren Kecamatan Karangrejo Magetan mengatakan, pihaknya mersa keberatan atas penutupan jalan di jalur Maospati, karena mengganggu pekerjaan sebagai sopir angkutan material.

“Kami harus muter mencari jalan lainnya, dan itu sangat merugikan. Karena selain waktu tempuh semakin panjang, juga bbm solar juga semakin boros,” ujar Suyitno kepada Arya-Media, Kamis (08/07).

Selain memakan waktu dan menambah biaya solar, Suyitno mengeluh adanya penumpukan kendaraan yang ramai lalu lalang di daerah Winong menuju Kentangan. “Kalau lewat Kentangan, jalannya terlalu kecil, jadi harus pelan dan hati-hati. Karena kalau terlalu ke pinggir dengan muatan berat, bisa menyebabkan kendaraan ambruk,” jelasnya.

BACA JUGA:  28 Motif Batik Khas Magetan Melenggang di Festival Batik Fashion 2020

Senada diungkapkan Budiyanto, warga Desa Joketro Kecamatan Ngariboyo Kabupaten Magetan. Bahwa akibat penutupan akses jalan di Maospati, menghambat kinerjanya sebagai sopir dum truck angkutan material dan harus merogoh kocek lebih dalam.

“Kami harus mencari jalan alternatif, dan itu sangat merugikan. Kami mohon kepada pemerintah agar menelaah kembali penutupan akses jalan. Karena mulai pagi hingga sore hari, kami harus bekerja mencari makan,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Menteri Sosial Beri Pujian Pada SMSI

Sebagai informasi, pelaksanaan PPKM Darurat dimulai tanggal 03 – 20 Juli 2021 mendatang. Jam operasional penutupan akses jalan di pertigaan Maospati-Magetan, dimulai pukul 09.00-15.00 WIB, dan pukul 15.00-20.00 WIB dibuka. Selanjutnya pukul 20.00-05.00 WIB ditutup kembali, dan pukul 05.00-09.00 WIB dibuka, begitu seterusnya senyampai PPKM Darurat berlaku. (Ren)

News Feed