oleh

Dukung Mbah Kholil Jadi Pahlawan Nasional, Golkar Jatim Gelar Seminar

SURABAYA – Dukungan terhadap Kiai Khos Syaichona Kholil (KH Mohammad Kholil bin Abdul Latief) dari Bangkalan segera mendapat pengakuan dari Pemerintah sebagai Pahlawan Nasional, terus mengalir. Kali ini, DPD Golkar Jatim bakal menggelar seminar untuk menyokong naskah akademik.

“Langkah awal yang dilakukan Golkar yakni menggelar seminar nasional dengan mendatangkan para tokoh dan akademisi dari Madura,” ungkap Ketua panitia Adam Rusydi, Minggu (7/3/2021).  Seminar akan berlangsung, Selasa (9/3/2021) besok mulai pukul 14.00 hingga selesai.

Lanjut Adam, masyarakat, khususnya warga Madura sudah cukup lama menunggu Pemerintah, tapi hingga saat ini  Kiai Syaichona Kholil belum juga dianugerahi sebagai Pahlawan Nasional. Sebab itu kita perjuangkan  membuka lagi tentang beliau melalui seminar dan akan terus kita upayakan sampai berhasil.

Seminar & webinar ini sebagai tindak lanjut dari pertemuan Ketua DPD Jatim M. Sarmuji dengan Bupati Bangkalan, Madura, tahun lalu, saat membuka Musda Golkar. Hari itu Pak Sarmuji juga ziarah makam Kiai Syaichona Kholil.

Baca Juga  Wagub Emil "Sapa Bansos" untuk Warga Magetan

“Banyak masukan dari para tokoh Madura dan menanyakan kapan Pemerintah memberikan anugerah kapada Syaichona Kholil. Jadi, seminar nanti bagian dari komitmen untuk mengingatkan pemerintah,” kata Adam Rusydi yang juga anggota Komisi E DPRD Jawa Timur.

“Beliau mondok dari pesantren ke pesantren malahan  sampai di Makkah. Baktinya kepada bangsa dan negara juga tidak diragukan lagi. Santri dari Syaichona Kholil juga sudah banyak yang dianegerahi Pahlawan Nasional, ujar H. Harun Al Rasyid, Ketua PP l Golkar Jawa Timur menambahkan.

Tampil sebagai narasumber Bupati Bangkalan KRM Abdul Latief Amin Imron, Ketua PCNU Bangkalan KH. Mhammmad Makki Nasir, Kadinsos Jawa Timur Dr. Alwi M.Hum, Dr. Muhaimin, dosen Unijoyo yang dikenal sebagai Tim Perumus Akademik Pengusulan Kiai Kholil sebagai Pahlawan Nasional, dengan moderator Yus Eko Ernada. Keynot Speaker Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga  Peringatan Hari Jadi Magetan ke-346 Tahun 2021, "Bersama Kita Tangguh Magetan Tumbuh"

Bupati Bangkalan Amin Imron akan didampingi Wakil bupati, Sekdakab dan Kadis Sosial. Lalu ada H. Ahmad Zaini, ketua dewan pembangunan Madura, Dr. Bambang Sulistomo (Ketua Umum IPI/Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia). Semua bupati se Madura diharapkan bisa hadir. “Undangan juga sudah kita kirim ke beliau,” katanya.

Semua perguruan tinggi swasta dan negeri se Madura serta para tokoh Madura, seperti Dr. Dadang Kadarisman (budayawan), KH Rois (pegiat budayawan), HRP Hamid Mustari Cakraningrat (budayawan), Ibu Rina Julianti, SH, MH (Unijoyo) dan beberapa perguruan tinggi (PT) di Surabaya.

Baca Juga  Polsek Tikung Kawal Lomba Gerak Jalan 80 Regu Pelajar

“Mengingat kapasitas tempat terbatas dalam rangka penerapan protokol kesehatan, undangan tidak lebih dari 70 orang,” tapi masyarakat bisa mengikuti secara during,” pungkas Dwi Utomo.

Maha guru mbah Kholil (KH. Mohammad Cholil bin Abdul Latif), Lahir pada tahun 1225 H/ 1835 M, di desa Kramat Bangkalan. Dan wafat pada 29 Ramadlan 1343 H / 24 April 1925 M dan dimakamkan di desa Martajasah Bangkalan Madura.

Sebelumnya, Januari 2021, tim khusus dan Pemkab Bangkalan sudah menggodok dalam FGD dan seminar terkait momentum usulan Mbah Kholil sebagai Pahlawan Nasional. “Jadi, usulan yang sudah masuk agenda pemerintah ini selain usulan dari masyarakat, juga dari ahli waris. rekomendasi dari Kemensos, masih harus ada administrasi yang harus dilengkapi,” kata Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron.  (mat)

News Feed