oleh

BNN Kota Surabaya Bertekad Selamatkan Generasi Milineal dari Kejahatan Narkoba

 

SURABAYA (wartatransparansi.com) – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya tiada henti melakukan tindakan preventif dan menyelamatkan kejahatan dari pengaruh narkoba.

Kali ini, BNN Kota Surabaya menjalin kerjasama dengan SMP Negeri 50 di Jl. Sukomanunggal pada hari Selasa (3/11/2020).

Kepala BNNK Surabaya, Kartono, SH, MHum berharap sekolah menjadi lingkungan yang dapat mencegah terjadinya penyalahgunaan narkoba. “Kami membawa visi misi BNN salah satunya untuk merangkul pihak sekolah bersama-sama menyelamatkan anak-anak generasi milineal dari kejahatan narkotika,” ungkap Kartono, kemarin.

Baca Juga  Terlelap Istirahat, Pelaku Narkoba Ditangkap Polres Kediri Kota

Kepala Sekolah SMP Negeri 50, Drs Eko Isdianto, MPd menyambut baik perjanjian kerjasama untuk sinergitas P4GN dengan mencegah dan memberantas penyalahgunaan Narkoba yang direncanakan ke depan melalui gerakan aksi lingkungan sekolah bersih dan bebas dari penyalahgunaan Narkoba untuk tiga tahun ke depan.

“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya penandatanganan kerjasama ini sebagai bentuk sinergitas bersama BNN Kota Surabaya. Kami akan siap melaksanakan program P4GN untuk menyelamatkan anak-anak, khususnya siswa-siswi SMP Negeri 50 dari pengaruh negatif yang menjurus kepada penyalahgunaan narkoba”, ulasnya

Baca Juga  Pemkab Magetan Berikan Pelatihan Blangkon bagi Kaum Disabilitas

Sesuai dengan instruksi presiden nomor 2 tahun 2020, perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk rencana aksi nasional khususnya di lingkungan pendidikan untuk bersama-sama BNN Kota Surabaya melaksanakan program P4GN.

Salah satunya membentuk Satgas P4GN di lingkungan sekolah SMP Negeri 50 yang terdiri dari para siswa-siswi yang dikoordinir oleh guru BK

Selain itu, BNN Kota Surabaya melalui Humas juga menyampaikan perjanjian kerjasama ini sebagai bentuk pelayanan deteksi dini baik tes urine dan assessment bilamana ada siswa yang terindikasi menyalahgunakan narkoba.

Baca Juga  HUT ke 5, SMSI Sumenep Gelar Tasyakuran dan Santunan Anak Yatim

Nantinya pihak sekolah melalui guru BK dapat langsung ke BNN untuk mengarahkan siswa tersebut untuk menjalani proses assessment dengan didampingi wali murid. (mat/jtm)

News Feed