oleh

Razia Gabungan, Petugas Dapati Warga Tak Pakai Masker

LAMONGAN | jatim.siberindo.co –  Warung Kopi MC Cofee 379 yang berada di seberang waduk Jotosanur mendadak ramai didatangi petugas gabungan dari Satpol PP dan TNI/Polri, pada Minggu (24/10) malam.

Kedatangan petugas gabungan sontak membuat kaget beberapa warga yang kebetulan ngopi di tempat itu. Termasuk  awak media juga sempat kaget karena tidak mendengar kalau akan ada operasi gabungan skala besar.

Pantauan awak media di lokasi razia, sebagian warga ada yang ketakutan. Bahkan sempat terlihat ada yang berlari menuju ke lapangan tembak milik Kodim 0812 Lamongan, yang lokasinya berada di belakang warkop.

Baca Juga  Pria asal Paciran Lamongan Diringkus Polisi, Gegara ini

Kasi Humas Polres Lamongan, Iptu Jinanto mengatakan, malam ini kita melakukan razia dengan skala besar dalam rangka antisipasi yustisi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

“Kita diperintahkan melaksanakan patroli skala besar untuk kondusifitas wilayah. Kita akan melakukan mobilitas bersama dengan Satpol PP, TNI/Polri dan Pemadam Kebakaran Lamongan,” kata Iptu Jinanto saat di lokasi razia.

Baca Juga  Jelang Akhir Tahun 2024, Kades Talaga Bersama Masyarakat Pers dan PHRI Pokja Gelar Tasyakuran dan Penyematan Nama Sungai Gus Ipul

Ia mengungkapkan, razia ini diadakan sekaligus untuk penegakan disiplin, tetap mentaati protokol kesehatan, dengan mengenakan masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Menurut dia, sasaran razia yang dituju selain di warung kopi waduk Jotosanur ini adalah warung-warung kopi lainnya. Nantinya, kata dia, akan bergerak ke tempat-tempat kerumunan bagi pelanggar prokes lainnya.

“Bisa kita lihat tadi, pelanggar protokol kesehatan diberikan sanksi push up oleh petugas Satpol PP. Petugas operasi gabungan juga memberikan masker bagi pelanggar prokes,” ungkapnya.

Baca Juga  Kapolsek Tikung dan Forkopimcam Ajak Pemuda Lamongan Perkuat Keamanan Lingkungan

Dalam kegiatan operasi skala besar ini, sambung dia, selain memberikan sanksi push up juga disuruh menghafal pancasila, kepada masyarakat yang tidak menggunakan masker.

“Kami berharap masyarakat bisa menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah kabupaten Lamongan. Jangan sampai terjadi lagi kerusuhan-kerusuhan seperti peristiwa kemarin,” pungkas Iptu Jinanto.

 

 

 

 

 

 

(RB/SMSI)

News Feed