oleh

330 Pengemudi Terdampak Covid-19 di Kediri Terima JPS

FOTO  : Dari kiri, Ketua DPC Organda Kediri, Wiko Winarno dan Eko Irianto, Kasi Operasional UPT LLAJ Kediri, Dishub Provinsi Jatim.

.

KEDIRI- Sejumlah 330 anggota Organisasi Pengusaha Angkutan Darat (Organda) terdampak pandemi Covid-19, menerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

.

Untuk penyaluran bantuan, dilakukan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD), bertempat di kantor UPT LLAJ Kediri, Dishub Provinsi Jatim, jalan PK Bangsa, Kota Kediri, Jawa Timur, Selasa (22/8)

Baca Juga  Kadiv Humas Polri Pastikan Jakarta Lockdown 12-15 Februari Hoax

.

Ketua DPC Organda Kediri, Wiko Winarno, mengatakan, kegiatan ini merupakan program kepedulian Pemerintah yang diajukan oleh DPD Organda Jatim, untuk meringankan beban para pengemudi diwilayah Kediri.

.

” Melalui program Bantuan Pangan Jaring Pengaman Sosial ( JPS) Provinsi Jawa Timur untuk Organda Jatim, masing- masing penerima mendapatkan bantuan Rp 400 ribu, per orang” kata Wiko Winarno, saat ditemui dilokasi.

.

Lebih jauh, Lelaki yang juga Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi Gerindra , juga menguraikan, harapan besar dari bergulirnya program JPS, bisa sedikit meringankan beban sesama.

Baca Juga  57.325 Pekerja di Kabupaten Mojokerto Terima Bantuan Upah

.

” Meski bantuan yang diberikan tidak seberapa, minimal bisa mengurangi beban para pengemudi di masa pandemi Covid-19 saat ini” pungkasnya.

.

Sementara, Eko Irianto, Kasi Operasional UPT LLAJ Kediri, Dishub Provinsi Jatim, mengatakan, dipilihnya kantor UPT LLAJ Kediri sesuai intruksi dari Pusat agar menyediakan tempat untuk pembagian bantuan JPS.

.

” Pembagian dilakukan di kantor kami agar memudahkan koordinasi. Disisi lain, para pengemudi penerima program JPS juga belum pernah mendapatkan bantuan, sesuai yang diisyaratkan oleh Pemerintah” ucapnya.

Baca Juga  Aset Rp 950 Juta Milik Tersangka Investasi Bodong " Invest Yuk" Disita Polisi

.

Sekedar diketahui, pembagian yang berlangsung sekitar pukul 08.00 WIB, berjalan aman dan tertib dengan menerapkan protokol kesehatan. Dimana, para penerima wajib mencuci tangan dan pengecekan suhu tubuh menggunakan thermo gun.(ary)

News Feed