oleh

Disperindag Surabaya Sebut Faktor Cuaca, Harga Cabai di Pasaran Pedas Sekali

Surabaya – Harga cabai di beberapa Pasar Surabaya pedas sekali. Di pasaran, harga 1 kg cabai hingga Rp 100 ribu lebih. Kenaikan harga cabai ini dipicu karena faktor cuaca.

Kepala Dinas Perdagangan Surabaya Wiwik Widayati mengatakan kenaikan harga cabai di Kota Pahlawan dipastikan karena faktor cuaca atau musim hujan.

“Ini karena cuaca. Jadi kalau musim hujan itu hasil panen tidak terlalu bagus ya untuk cabai. Kalau musim kemarau hasil panen menjadi optimal. Jadi sebenarnya pada musim ini,” ungkap Wiwik saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (22/2/2021).

Baca Juga  Warga NTB Diringkus Anggota Jatanras Polrestabes Surabaya, Begini Kasusnya

Wiwik menambahkan dampak dari musim hujan ini, hasil panen petani cabai menjadi tidak maksimal. Hal tersebut memicu stok barang menjadi minim.

“Kalau misalnya dari petani saja hasilnya tidak terlalu banyak, pasti dari harga dari petani (meningkat),” ungkap Wiwik.

Wiwik menjelaskan, stok cabai di beberapa pasar di Surabaya, rata-rata di stok dari wilayah Blitar, Jawa Timur. Atas melonjaknya harga cabai ini, Wiwik mengharapkan disikapi berbagai pihak. Hal ini untuk membantu harga cabai menjadi stabil.

Baca Juga  Wali Kota Risma Blusukan di Kedung Baruk Pantau Aktivitas Pengerukan Lumpur di Sungai

“Ini harus disikapi tidak hanya satu institusi saja. Kita mesti tahu, setiap tahun itu, bulan-bulan untuk musim hujan itu bulan apa. Jadi pola tanam dan sebagainya ini, juga menjadi bagian dari perencanaan ke depan untuk meminimalisir situasi seperti ini. Jadi musim tanam diatur dan harus bergandengan tangan dengan pemerintah untuk penerapannya,” ungkap Wiwik.

Tidak hanya itu, Wiwik menjelaskan salah satu bentuk antisipasi kenaikan cabai, yakni ketika stok barang melimpah harus diolah menjadi produk kemasan yang lain atau dikeringkan.

Baca Juga  Pasar Malam Jambore UMKM di Gresik Sepi Pengunjung, Pedagang Kecewa dan Mengeluh

“Itu juga harus menjadi satu langkah ke depan. Sebetulnya tiap tahun kita juga mengalami situasi seperti ini,” ujar Wiwik.

Dia memastikan, meski saat ini harga cabai melonjak di pasar, hal tersebut tidak mempengaruhi harga komoditi yang lainnya di pasaran.

“Untuk sementara ini, dalam pantauan kami yang paling trennya agak kuat ini adalah cabai. Kalau untuk bahan komoditas lain di bahan pokok penting masih terposisi terkendali,” tandasnya. (*/cr4)

 

Sumber : news.detik.com

News Feed