oleh

Jakarta Pimpin Covid-19, Jatim Bertahan Tertinggi Sembuh

Oleh: Djoko Tetuko Abd Latief, MSi Sekretaris Dewan Penasehat SMSI Jatim

Ibarat balapan Motor  Grand Prix atau arena balap F-1, kasus penanganan Covid-19 secara nasional, Daerah Khusus Ibukota Jakarta selama 3 hari terakhir terus menyalib dan memimpin di lintasan terdepan dengan angka kasus tertinggi.

Data tanggal 9 Agustus 2020, Jakarta (kasus positif 25.727; kasus sembuh 16.268; dan wafat 930). Rangking utama. Sementara Jatim sempat menyalib pada tanggal 26 Juni 2020, kini cenderung menurun (positif 25.330; sembuh 18.050; dan meninggal 1.877).

Dalam kurun waktu tanggal 7 dan 8 Agustus 2020 kasus positif, Jakarta (24.521 dan 25.287). Sedangkan Jatim (24.493 san 24.922). Ternyata, data pasien sembuh Jatim masih tertinggi dengan angka 18.050, sementara Jakarta masih tertinggal hampir 2000 orang, yaitu 16.268.

Jujur, sampai tulisan ini dibuat Jatim belum mampu mengerem angka wafat (meinggal) pasien kasus positif terinfeksi Corona, karena masih dua kali lipat dibanding Jakarta. Dimana pasien wafat di Jatim 1.877, sementara Jakarta hanya 930.

Baca Juga  Ubah Wartawan "Abal-Abal" Jadi Pejuang

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meminta Satgas Gugus Tugas (Gusgas) Covid-19 Jatim, melakukan penanganan melalui analisa secara khusus mengenai jumlah pasien wafat di Jatim, dengan harapan segera dapat mempercepat proses penanganan penyebaran Covid-19, terutama menemukan cara menghentikan pasien wafat.

Harapan Gubernur Khofifah memperkecil pasien wafat tersebut sangat tepat dan beralasan. Mengingat upaya melakukan penyembuhan di Jatim sejak mendapat perintah secara khusus dari Presiden Joko Widodo pada tanggal 26 Juni 2020, alhamdulillah sudah mencapai 18.050 atau 76 persen dari jumlah kasus positif 25.330.

Menganalisa secara sederhana data penambahan kasus positif warga terinfeksi virus Corona sampai tanggal 9 Agustus 2020, menunjukkan bahwa DKI Jakarta dan Jatim masih tinggi dengan penambahan di atas 400, sehingga masih memerlukan penanganan secara khusus lebih baik lagi.

Sebab, data terkini dengan penambahan 1.893 kasus positif baru, dengan perincian Jakarta (440); Jatim (408); Jabar (179); Jateng (140); Kalsel (98); Sulsel (90); Bali (59); Kaltim (53); Aceh; Sulut (44); Papua (42); Sumbar (38); Maluku (32); Kalteng (30); NTB (27); Riau (26); Sumut (25); Banten (24); Sultra (22); Sumsel (19); Kalbar (13); Bengkulu (9); DIY, Kepri (8); Gorontalo (7); Malut (4); Kaltara (2);Babel,dan  Papbar (1).

Baca Juga  Hikmah Ramadan, Mampu Mengendalikan Syahwat dan Peduli Sesama

Data di atas menunjukkan bahwa penyebaran secara nasional masih tinggi, dan tetap wajib waspada. Terutama cluster baru dan kasus positif dari Orang Tanpa Gejala (OTG).

Oleh karena itu, kebijakan mengendorkan kebijakan selama penanganan Covid-19, baik sebagai upaya mempercepat maupun pencegahan, terutama di Jakarta dan Jatim. Apabila belum siap dengan protokol kesehatan secara masiv dengan kepatuhan mendekati 90 persen, justru menimbulkan masalah baru.

Sebagai upaya melakukan penanganan secara bersama-sama, maka harus tetap waspada dan pelaksanaan protokol kesehatan semaksimal mungkin.

Baca Juga  Ketua DPD Dengarkan Keluhan soal Rokok Ilegal

Sebab, jika kasus positif bertambah secara signifikan lagi, maka ancaman dari Gubernur DKI Jakarta Anies Basewedan, akan menutup atau melakukan pengetatan kembali dalam bentuk PSBB bisa dilakukan kembali, karena penyebaran belum terkendali.

Atau kesalahan Surabaya Raya, ketika melakukan penghentian Pengawasan Sosial Berskala Besar (PSBB), tetapi akhirnya melakukan kebijakan lebih dari PSBB.

Mari melawan Covid-19 bersama-sama, gotong rotong dengan tekad segera memperkecil kasus positif, memperkecil kasus pasien wafat, dan tingkat penyembuhan di atas 90 persen. Semoga!

Data 10 Besar Nasional (data kasus 9/8/2020)

1. Jakarta (kasus positif 25.727; sembuh 16.268; wafat 930)

2. Jatim (25.330; 18.050; 1.877)

3. Jateng (10.611; 6.633; 723)

4. Sulsel (10.454; 7.211; 335)

5. Jabar (7.566; 4.417; 228)

6.  Kalsel  (6.715; 4030; 306).

7. Sumut (4.819; 2071; 224).

8. Bali (3.779; 3.269; 49).

9. Sumsel (3.694; 1.427; 123).

10. Sulut (2.904; 1.618; 140).

Komentar

News Feed