oleh

Visi dan Misi IKBAR Untuk Mojokerto Maju Adil Makmur, Diawali Kyai Asep

MOJOKERTO – Kemenangan Dokter Ikfina – Gus Barra ( IKBAR ) pada Pilkada Mojokerto 9 lalu langsung di reaksi cepat oleh Guru Besar Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim Ayah Gus Barra Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah Pacet yang langsung menjalankan Visi dan Misi IKBAR , yang mana Kyai Asep sudah punya rencana besar (Obsesi) untuk memproyeksikan kabupaten Mojokerto sebagai miniatur Indonesia Maju, Adil, dan Makmur yang nantinya sebagai contoh bagi daerah lain di Indonesia, bahkan dunia.

Acara diawali Istighotsyah dan kirim Doa bersama masyarakat Kembangbelor Pacet sekitar Pondok Pesantren, yang dalam sambutanya Kyai Asep menjelaskan, Bahwa kita Awali untuk menjalankan Visi dan Misi IKBAR, kita awali dari Kebangbelor Pacet Mojokerto ini, sebagai proyek percontohan di Jawa Timur dan.

Pada Tahun 2022 sudah bisa dilihat hasilnya. Dijelaskan Kyai Asep di kawasan Masjid Raya KH Abdul Chalim Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet Mojokerto, Minggu, 20 Desember 2020.

Bahwa untuk menjalankan Visi dan Misi IKBAR, Kyai Asep tidak menunggu Bupati dan Wakil Bupati terpilih dr. Ikfina Fahmawati dan Muhammad Al-Barra, LC., M.Hum. dilantik oleh Gubernur, karena beliau ingin secepatnya mewujudkan Mojokerto Maju Adil dan Makmur.

Dijelaskan oleh Kyai Asep bahwa program yang sekarang ia lakukan ini dari uang pribadinya. Dan menurutnya, apa yang ia lakukan ini tidak menyalahi aturan karena bentuk partisipasi yang dikoordinasikan dengan para petinggi desa, terutama para Kepala Desa.

Kyai Asep, ada empat pilar yang bisa membuat negara maju, adil, dan makmur. Pertama, ulama saleh dan ikhlas yang mengamalkan ilmunya. Kedua, birokrat yang bekerja dengan referensi keilmuan ulama. Ketiga konglomerat yang suka bersedekah. Keempat, orang miskin yang mendoakan para pemimpin dan bangsanya.

Baca Juga  Mudik Tenang Tanpa Waswas, Polres Magetan Buka Layanan Penitipan Kendaraan Gratis

Lalu apa bentuk program inspiratifnya? Kyai Asep mengumpulkan para mahasiswa dan warga untuk “menghidupkan dan memproduktifkan lingkungan” sekitar Desa Kembangbelor Pacet Mojokerto. Mereka, antara lain, membersihkan sungai. “Targetnya air sungai itu nanti bisa untuk di pelihara ikan dan boleh dipancing warga untuk lauk makan.

Dilain pihak Kyai Asep didampingi Kades Kebangbelor Pacet Muktar Efendi langsung turun ke sungai di sekitar Kembangbelor. Mereka mencabuti rumput, di samping membersihkan sampah yang bertebaran di sungai tersebut di lokasi Wisata Bernah De Vallei Desa Wisata Kebangbelor Pacet.

Kata Kiyai Asep, sungai-sungai itu tidak hanya dibersihkan. Tapi juga diproduktifkan. “Maret nanti akan kita tebar benih ikan nila, mujaer, ikan Lele.

Baca Juga  Musyorkab KONI Sidoarjo 2025 untuk Mempersatukan Cabor, Bukan Ajang Gegeran

Jika air di sungai itu surut, kata Kiai Asep, akan ditanami sayur kangkung. “Sehingga semua orang bisa mengambil untuk masak. Bisa ambil ikan, bisa ambil sayur.

Kiyai Asep tidak hanya memproduktifkan sungai, tapi juga sawah. “Saya punya 20 hektare tanah yang ditanami padi percontohan dari Taiwan.dan Sawah-sawah inilah yang akan dijadikan proyek percontohan. Dan Kyai Asep sempat menyaksikan hamparan sawah milliknya yang sangat luas untuk Kesejahteraan Masyarakat Kabupaten MojokertO.

Dan, apa yang dilakukan oleh Asep. Sehingga warga Mojokerto termotiviasi untuk maju.Kiyai Asep berharap program inspiratif ini terus menginspirasi dari desa ke desa, dari sehingga meluas ke se Kabupaten Mojokerto.

(RB)

News Feed