LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Pemerintah Desa Botoputih, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, memperkuat struktur pemerintahan desa dengan melantik Kepala Dusun (Kasun) Tlanak yang baru. Prosesi pengambilan sumpah jabatan digelar di Balai Desa Botoputih, Jumat (19/12/2025), dan diharapkan menjadi momentum percepatan pelayanan publik di tingkat dusun.
Kepala Desa Botoputih, Rudi Santiso, secara resmi melantik Ahkmad Afif Zunaidi sebagai Kasun Tlanak berdasarkan Surat Keputusan Kepala Desa Botoputih Nomor 188/62/Kep/413.323.03/2025 dan Nomor 188/115/Kep/413.323.12/2025. Pelantikan berlangsung khidmat dengan dihadiri unsur Forkopimcam, perangkat desa, lembaga desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Camat Tikung, Sudjirman, S.E., M.M., menegaskan bahwa pelantikan perangkat desa memiliki arti strategis bagi efektivitas pemerintahan. Menurutnya, perangkat desa merupakan garda terdepan dalam melayani kebutuhan masyarakat sehari-hari. “Perangkat desa adalah ujung tombak pelayanan. Kasun Tlanak yang baru dilantik harus segera menyesuaikan diri dengan tugas pokok dan fungsi, serta aktif berkoordinasi dengan kepala desa dan pihak kecamatan,” kata Sudjirman.
Ia menambahkan, tantangan pemerintahan desa saat ini semakin kompleks, terutama di tengah tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan transparan. “Era sekarang menuntut kerja yang responsif. Pelayanan tidak boleh lambat, harus cepat, tepat, dan terbuka, sejalan dengan perkembangan teknologi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Botoputih, Rudi Santiso. Ia berharap pejabat baru dapat langsung bekerja tanpa masa adaptasi yang berlarut-larut. “Saya mengucapkan selamat kepada saudara Ahkmad Afif Zunaidi. Setelah dilantik, segera menyesuaikan diri dengan jam dinas dan tanggung jawab yang diemban. Jalankan amanah ini dengan penuh integritas,” tegas Rudi.
Rudi juga menekankan pentingnya disiplin kerja sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan desa yang bersih. Menurutnya, praktik penyimpangan tidak selalu berbentuk kerugian keuangan. “Korupsi tidak hanya soal uang. Ketidakdisiplinan dan mengabaikan tugas juga merupakan bentuk penyimpangan yang merugikan masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, ia mendorong Kasun Tlanak yang baru untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan. Digitalisasi dan pemanfaatan teknologi dinilai menjadi kunci agar desa mampu menjawab kebutuhan warga secara lebih efektif. “Desa harus mampu mengikuti perkembangan zaman. Kami berharap ada ide-ide segar untuk mendorong kemajuan Botoputih,” katanya.
Pelantikan tersebut turut disaksikan Kapolsek Tikung AKP Anang Purwo Widodo, perwakilan Danramil Tikung Pelda Budi Kiswanto, Sekcam Tikung Nurasan, S.Sos., Bhabinkamtibmas, Babinsa, Ketua BPD dan LPM, serta unsur kelembagaan desa lainnya. Kehadiran unsur keamanan dan lembaga desa menegaskan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan tata kelola pemerintahan desa.
Dengan dilantiknya Kasun Tlanak yang baru, Pemerintah Desa Botoputih menargetkan peningkatan kualitas pelayanan masyarakat di tingkat dusun. Penguatan peran perangkat desa diharapkan mampu mendorong pemerintahan desa yang lebih adaptif, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan warga.










