oleh

Polsek Tikung Mengawal Kepulangan Warga IKSPI dari Madiun

LAMONGAN, Jatimsiberindo.co – Jalur perbatasan Tikung–Kembangbahu tampak lebih ramai dari biasanya pada Kamis malam, (27/11/2025). Kepolisian Sektor Tikung menerjunkan personel untuk mengawal kepulangan rombongan warga Ikatan Keluarga Silat Putra Indonesia (IKSPI) Ranting Tikung yang baru selesai mengikuti agenda pengesahan warga baru di Kabupaten Madiun. Pengamanan dilakukan untuk memastikan proses kepulangan berlangsung tertib dan mengantisipasi potensi gesekan di sepanjang jalur perbatasan.

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, memimpin langsung pengawalan tersebut bersama tiga personelnya, yakni Aiptu Subur, Aiptu Suwawi, dan Briptu Dwi. Rombongan berjumlah puluhan orang itu dijemput aparat sekitar pukul 23.00 WIB sebelum diarahkan menuju titik kumpul Dusun Topeng, Desa Pengumbulanadi. Polisi memastikan jalur tetap steril dari potensi gangguan, termasuk arus lalu lintas malam yang cenderung minim penerangan.

“Pengamanan ini bukan hanya untuk memastikan warga IKSPI tiba dengan selamat, tetapi juga menjaga stabilitas keamanan wilayah. Setiap kegiatan perguruan pencak silat selalu kami antisipasi dengan pendekatan persuasif,” ujar AKP Anang Purwo Widodo saat berada di lokasi pengawalan.

Tiba pada pukul 23.30 WIB, rombongan disambut dengan suasana kondusif di titik kumpul. Tidak ditemukan adanya insiden selama proses perjalanan maupun setibanya di wilayah Tikung. Kepolisian juga telah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat untuk memastikan pembubaran berjalan tertib dan tidak mengganggu warga sekitar yang tengah beristirahat.

Menurut keterangan salah satu perwakilan warga IKSPI, agenda pengesahan di Madiun berlangsung aman dan penuh kekhidmatan. Mereka mengapresiasi langkah Polsek Tikung yang aktif memberikan pengamanan hingga rombongan tiba kembali di Lamongan. “Pendampingan dari aparat sangat membantu kami. Proses kepulangan berjalan lancar tanpa kendala,” ujarnya.

AKP Anang menegaskan bahwa pola pengamanan seperti ini merupakan bagian dari strategi preventif kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas, terutama saat kegiatan organisasi kemasyarakatan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. “Kami selalu mengedepankan komunikasi. Tujuan utama kami adalah memastikan warga bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga wilayah tetap kondusif,” tambahnya.

Hingga pengamanan berakhir, kondisi wilayah Tikung tetap terpantau aman. Aparat kepolisian menyatakan siap melakukan monitoring lanjutan untuk memastikan tidak ada pergerakan massa tambahan yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Kegiatan pengawalan ini juga menjadi bagian dari komitmen aparat Lamongan dalam memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat. Polsek Tikung menyebut bahwa pendekatan humanis tetap menjadi metode utama dalam setiap pengamanan kegiatan organisasi pencak silat yang kerap melibatkan perjalanan lintas daerah.

News Feed