oleh

Protes Warga Gebyog Terus Berlanjut, Disnakan Magetan: Tak Masalah Dekat Pamsimas

Magetan | jatim.siberindo.co – Protes warga Desa Gebyog, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Magetan, terkait pembangunan kandang sapi BUMDes di dekat fasilitas Pamsimas (sumber air bersih utama) terus bergulir, meskipun Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) telah memberikan izin fan tidak mempermasalahkan.

​Warga Gebyog tetap menyuarakan penolakan keras, khawatir limbah kotoran ternak akan mencemari sumber air minum dan berdampak serius pada kesehatan masyarakat.

​”Penilaian Disnakan mungkin sudah mengizinkan, tapi mereka tidak memperhatikan aspek kesehatan dan lingkungan hidup kami,” ujar Giyanto, perwakilan warga desa setempat, yang menekankan bahwa air bersih adalah hak, dan keselamatan kesehatan anak cucu menjadi taruhannya.
​Kepala Bidang (Kabid) Usaha Tani Peternakan, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Magetan, Sidik Perwito, menjelaskan bahwa secara teknis pembangunan tersebut tidak bermasalah, asalkan pengelolaan limbahnya ditangani dengan maksimal.

Baca Juga  Khofifah dan Relawan Bersatu, Kirim Air Bersih untuk Warga Lumajang

Menanggapi kekhawatiran warga, Disnakan menghimbau pemerintah desa untuk segera mensosialisasikan rencana pembuatan tampungan limbah ternak (padat dan cair) kepada warga setempat. Pihak desa disebut telah berkoordinasi untuk melakukan sosialisasi tersebut.

Kasus ini menyoroti perlunya sinergi yang lebih baik antara program ekonomi desa yang dikelola BUMDes dengan perlindungan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Warga berharap Pemkan Magetan dapat memastikan bahwa pembangunan ekonomi tidak mengorbankan kualitas hidup dan kesehatan warga. (Rend)

News Feed